logo


Terjadi Pembantaian di Papua, Ma'ruf Amin: Pokoknya Lanjutkan Pembangunan

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin angkat bicara tentang insiden pembantaian terhadap 31 pekerja PT Isaka Karya di Distrik Yall

7 Desember 2018 13:42 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Maruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Maruf Amin. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin angkat bicara tentang insiden pembantaian terhadap 31 pekerja PT Isaka Karya di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12). Ma'ruf menyampaikan, walau sempat ada insiden pembantaian, namun pembangunan di Papua sebaiknya tetap berjalan.

Namun, proses pembangunan itu butuh dengan pengamanan yang kuat sehingga para pekerja juga bisa terlindungi. Mengapa ia menyarankan agar pembangunan tetap berjalan?


Buya Syafii: Jokowi Itu Peduli Islam, Buktinya Ia Datang Ke...

Berikut alasannya, seperti yang dikutip dari laman IDNTimes.

1. Pengamanan pembangunan infrastruktur lebih diperketat

Mendengar adanya kabar penembakan di Papua, Ma'ruf mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Ke depannya, dia menyarankan agar pengamanan harus lebih diperketat lagi. Selain itu, perlindungan terhadap masyarakat Papua juga diperketat.

"Karena ini sifatnya perlindungan terhadap warga bangsa. Tetapi, jangan sampai kemudian adanya penembakan ini pemerintah jangan berhenti membangun," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/12).

Keren, 2 Youtuber Indonesia Muncul di Youtube Rewind International 2018

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma