logo


Pengacara Bahar bin Smith: Justru Klien Kami Korban

Secara lugas kami kuasa hukum menyatakan bahwa justru klien kami adalah korban

7 Desember 2018 10:51 WIB

Bahar bin Smith
Bahar bin Smith suaraislam

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim Advokasi Habib Bahar, Aziz Yanuar menilai kasus kliennya ada kesan dipaksakan dan diskriminatif. Aziz bahkan menduga ada upaya pembungkaman terhadap dakwah yang dilakukan Pendiri Majelis Pembela Rasulullah tersebut.

Menurutnya kasus serupa juga sudah berulang kali dituduhkan kepada seorang habib, seperti Rizieq Shihab, Haidar BSA, Mahdi Shahab, Syukri Baraqbah, dan beberapa habib lain yang melawan pemerintah.

Baca Juga: Waspada! Botol Minum yang Kita Gunakan Memiliki Jumlah Bakteri Lebih Banyak Dibanding Kloset Toilet


Kubu Jokowi: Reuni 212 Banyak Kok yang Dukung Jokowi Juga

Awas! Peneliti Temukan Alat Rumah Tangga Ini Bisa Bikin Mr.P Mengecil, Kok Bisa?

Aziz menyoroti perlakuan berbeda dari pihak aparat dalam penegakan hukum terhadap kelompok yang oposisi dengan kelompok pendukung rezim. Seperti kasus Ade Armando, Victor Laiskodat, Permadi Arya, dan kasus Sukmawati.

"Perlakuan diskriminatif yang dilakukan Polri atas pilihan politik merupakan tindakan diskriminasi yang nyata yang bertentangan dengan UUD 1945. Secara lugas kami kuasa hukum menyatakan bahwa justru klien kami adalah korban perlakuan diskriminasi dari rezim yang sedang menguasai dan membajak negara," tegasnya yang Jitunews lansir dari NusantaraNews (6/12).

Baca Juga: Dosen UI: Saya Duga Memang Ada Masalah Kejiwaan di Sandiaga Uno

Seperti yang kita ketahui, Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi karena ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden Jokowi dengan sebutan banci.

Polri: Habib Bahar Resmi Berstatus Tersangka, Tapi...

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata