logo


Pengacara: Mereka Ingin Membungkam Dakwah Habib Bahar dengan Cara Diskriminasi

Pengacara Habib Bahar Smith, Azis Yanuar menilai prosss hukum terhadap kliennya terkesan dipaksakan dan sengaja dipercepat seolah ada pihak yang berkeinginan agar Habib Bahar bin Smith cepat dijebloskan ke penjara.

6 Desember 2018 15:34 WIB

Habib Bahar
Habib Bahar detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengacara Habib Bahar Smith, Azis Yanuar menilai prosss hukum terhadap kliennya terkesan dipaksakan dan sengaja dipercepat seolah ada pihak yang berkeinginan agar Habib Bahar bin Smith cepat dijebloskan ke penjara.

Menurutnya proses hukum kliennya yang terkesan dipaksakan dan dipercepat itu tidak bisa lepas dari posisi Habib Bahar yang kerap mengkritik kedzaliman pemerintah.

“Seolah-olah mereka ingin membungkam dakwah Habib Bahar dengan menjebloskan ke Penjara,” ujar Azis di Jakarta, Kamis (6/12).


Kisah Masa Lalu Habib Bahar, Dari Merusak Kafe Hingga Ditangkap Saat Bawa Pedang

Dalam hal ini, Azis menyebut tidak hanya proses hukum Habib Bahar yang terkesan dipaksakan dan dipercepat, sebelumnya banyak kasus para habib yang juga mendapatkan perlakuan sama seperti kasus yang dihadapi Habib Rizieq Shihab, Habib Haidar BSA, Habib Mahdi Shahab dan Habib Syukri Baraqbah.

“Perlakuan berbeda justru dilakukan kepada mereka yang mendukung rezim, yang juga telah dilaporkan seperti Ade Armando, Victor Laiskodat, Permadi Arya alias Abu Janda, Sukmawati Soekarno Putri,” tuturnya.

Azis menilai perlakuan Diskriminatif yang dilakukan Polri atas pilihan politik merupakan tindakan Diskriminasi nyata yang bertentangan dengan UUD 1945.

“Ini merupakan paradoxs yang cenderung menjadi parodi, ketika pihak yang melakukan diskriminasi justru menuduh dan memberlakukan undangundang anti diskriminasi kepada pihak yang justru adalah korban diskriminasi,” tuturnya.

“Secara lugas kami kuasa hukum menyatakan bahwa justru klien kami adalah korban perlakuan diskriminasi dari rezim yang sedang menguasai dan membajak negara,” pungkasnya.

Tidak Semua Keturunan Rasullulah Adalah Habib, Lalu Bagaimana dengan Bahar bin Smith?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma