logo


Gempa Bali dan Lombok 5,3 SR Terjadi Pada Kamis Kliwon, Apa Artinya?

Jika dilihat pada kalender, gempa ini terjadi pada hari Kamis Kliwon

6 Desember 2018 14:18 WIB

Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)
Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)

BALI, JITUNEWS.COM - Hari ini (6/12) Kamis pagi, Lombok dan Bali dilanda gempa dengan kekuatan 5,3 SR. Menurut hasil analisisi sumber gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik

Jika dilihat pada kalender, gempa ini terjadi pada hari Kamis Kliwon. Dan Berdasarkan tradisi Bali gempa yang terjadi pada Kamis Kliwon adalah pertanda buruk.

Baca Juga: Prabowo Sindir Pers, Kubu Jokowi: Prabowo dan Gerindra Besar Karena Pers, Kok Malah "Kacang Lupa Kulit"


Muncul Gempa yang Tak Biasa di Bawah Bumi, Ilmuwan Bingung, Apa yang Terjadi?

Jubir OPM: TNI Berperanglah Secara Gentlemen, Bukan Malah Menyerang....

Hal ini juga dibenarkan oleh Dosen Bahasa Bali Unud, Putu Eka Guna Yasa, "Menurut lontar palalindo, gempa pada sasih kanem, Ida Bhatara Nayana beryoga sehingga sebagai pertanda tidak baik," jelas Guna yang Jitunews lansir dari tribunbali (6/12).

Lalu jika dilihat dair Tri Wara, pada saat Kajeng merupakan prayogan Kala Dengen juga sebagai tanda buruk. Sedangkan jika dilihat dari panca wara, yaitu Kliwon merupakan payogan Bhatara Siwa juga merupakan pertanda buruk.

"Begitu juga dilihat dari Sapta Wara, yaitu Wraspati yang beryoga adalah Kala Banaspati juga tanda buruk. Sehingga secara umum ini merupakan pertanda buruk," tambah Guna.

Cara Menghemat Bujet Perjalanan Saat Pelesir ke Lombok

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata