logo


Yeay! Perpres Mobil Listrik Siap Diteken Jokowi Awal 2019

Soal stasiun pengisian listrik, Moeldoko bilang, hal itu akan dilakukan secara bertahap.

5 Desember 2018 19:06 WIB

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) saat hendak mencoba menggunakan mobil listrik karya mahasiswa Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.\n
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) saat hendak mencoba menggunakan mobil listrik karya mahasiswa Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, mengatakan, Presdien Jokowi bakal meneken peraturan presiden (Perpres) untuk kendaraan berbahan bakar listrik di awal 2019.

Adapun kata dia, draft rancangan perpres tersebut sudah berada di tangan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

"Ya targetnya sih awal awal 2019 ya. Makin cepat makin bagus ya, karena sesungguhnya sudah mulai menggeliat cukup kencang di Indonesia tentang mobil listrik," kata Moeldoko di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (5/12).


Gaet Polri, Pertamina Butuh Support Keamanan Demi Kelancaran Distribusi Energi

“Dari Kementerian ESDM sudah, Perindustrian (Kemenperin) sudah, sekarang diselaraskan di Kemaritiman,” sambungnya.

Moedoko lantas mengatakan, penyelarasan itu masih terkait dengan kesiapan penyediaan listrik.

"Kesiapan persediaan listriknya, perpajakan Kementerian Keuangan seperti apa, dari Kementerian Perindustrian itu tahapan menuju kepada industri seperti itu gimana," kata dia.

Sedangkan, soal stasiun pengisian listrik, Moeldoko bilang, hal itu akan dilakukan secara bertahap.

"Kesiapannya sudah diinisiasi oleh BPPT. Stasiun pengisian listrik akan dimasifkan sesuai tempat yang menjadi prioritas di mana mobil listrik berkumpul," ungkapnya.

"Bisa nanti di stasiun kereta atau mungkin di mall-mall yang nantinya jadi tujuan publik," tuntas Moeldoko.

PLN: Kita Punya Utang, Tapi Peringkat Investment Grade Kita Bagus

Halaman: 
Penulis : Riana