logo


Tidak Semua Keturunan Rasullulah Adalah Habib, Lalu Bagaimana dengan Bahar bin Smith?

Tidak semua keturunan Nabi Muhammad SAW adalah habib, harus dijabarkan berdasarkan silsilah terlebih dahulu.

5 Desember 2018 13:16 WIB

Bahar bin Smith
Bahar bin Smith suaraislam

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gelar habib akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, ada beberapa tokoh yang bergelar habib menuai kontroversi bahkan terjerat kasus hukum, diantaranya Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith.

Selain mereka berdua, tentunya di Indonesai masih banyak nama-nama besar yang bergelar habib. Eks Menteri Agama Quraish Shihab, Habib Ali Kwitang (Majelis Ta'lim Kwitang), dan Habib Luthfi bin Yahya (NU) beberapa tokoh yang bergelar habib, seperti yang Jitunews lansir dari IDNtimes (5/12).

Baca Juga: "Mau Menang Gak? Jokowi Kalau Mau Menang, Contoh SBY"


Karding Tegur Bahar: Tidak Sepatutnya Keturunan Rasul...

Awas, Jangan Simpan Terlalu Lama 5 Bahan Makanan Ini! Efeknya Bisa Keracunan

Lalu, apa pengertian habib sebenarnya? Berdasar penjelasan organisasi pencatatan keturunan Nabi Muhammad SAW, Rabithah Alawiyah, habib berasal dari kata habaib, yang artinya addalah keturunan Rasullulah yang dicintai.

Akan tetapi, tidak semua keturunan Nabi Muhammad SAW adalah habib. Hal itu harus dijabarkan berdasarkan silsilah terlebih dahulu. Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Dewan Pimpinan Rabithah Alawiyah, Habib Zein bin Umar bin Smith.

Selain itu, seorang habib harus memiliki akhlak yang baik. Sebab, keteladanan mereka akan dicontoh oleh masyarakat.

Kisah Masa Lalu Habib Bahar, Dari Merusak Kafe Hingga Ditangkap Saat Bawa Pedang

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata