logo


Kelola Blok Merakes, ENI Sepakat Gunakan Skema PSC Gross Split

Pengalihan skema pengembangan yang dilakukan ENI tersebut mempertimbangkan tiga faktor

5 Desember 2018 07:04 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - ENI Indonesia Ltd, operator Blok Merakes telah menyepakati untuk menggunakan skema Production Sharing Cost (PSC) Gross Split untuk mengembangan Blok Marakesh tersebut.

Wamen ESDM, Arcandra Tahar, menuturkan, pertimbangan perusahaan minyak Pemerintah Italia itu mengubah kontraknya menjadi gross split adalah proses yang lebih efisien.

kedua, sambung Arcandra, certainty atau kepastian besaran hasil yang akan diterima Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dan yang ketiga adalah proses yang sederhana.


Tak Ada Progres Smelter, Jonan Cabut Izin Ekspor Dua Perusahaan Tambang Ini

Menurut Arcandra, KKKS akan lebih sederhana menjalankan kegiatannya karena tidak perlu lagi melakukan diskusi panjang masalah biaya dengan SKK Migas.

"Lapangan Merakes, ENI sepakat dan setuju untuk merubah dari cost recovery menjadi gross split. Kita targetkan Plan of Development/POD-nya disetujui juga PSC kontraknya diamandemen paling lambat sebelum tanggal 12 Desember 2018 sudah selesai. Intinya proses pengalihan dari PSC cost recovery kepada gross split itu bisa berlangsung dengan sangat cepat. Mereka mengajukan, dan kita proses kurang dari sebulan insya Allah kontraknya akan berubah menjadi gross split," papar Arcandra, di Jakarta, kemarin.

Arcandra mengungkapkan, pengalihan skema pengembangan yang dilakukan ENI tersebut mempertimbangkan tiga faktor yang menjadi kelebihan dari gross split yakni, pertama efisiensi, kedua certainty dan ketiga simplicity.

Paradigma Pengelolaan Energi Nasional Harus Berubah

Halaman: 
Penulis : Riana