logo


Sering Telat Makan? Ini Efek Samping yang Akan Kamu Alami

Resiko kesehatan bagi kamu yang sering telat makan.

5 Desember 2018 04:13 WIB

Ilustrasi makanan.
Ilustrasi makanan. Pixabay

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Makan menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi sebagai bekal beraktifitas. Karena alasan tertentu, banyak orang yang menunda makan.

Tahukah kamu tentang resiko yang kamu alami jika sering menunda makan? Berikut ini beberapa resiko kesehatan karena menunda makan, seperti yang dilansir dari hellosehat.com.

Baca juga: Tak Perlu Sulam Alis, Bahan Ini Ternyata Bisa Tebalkan Alis Secara Alami


Mantap, Ini 5 Manfaat Kesehatan dari Jambu Monyet yang Tidak Kamu Ketahui

1. Mudah lelah dan sering murung

Pasokan glukosa pada otak menjadi terganggu dalam waktu 4-6 jam sejak jam makan terakhir. Saat pasokan level glukosa rendah, berarti tubuh jadi kurang efisien untuk menjalankan fungsi normalnya.

Nah, jika ini terjadi, kamu akan lebih rentan mengalami kelelahan, lemah, lesu, dan bahkan jadi sering murung. Hal ini dikarenakan gula darah yang rendah akan mempengaruhi memori, konsentrasi dan juga kinerja mental atau fisik kamu.

2. Metabolisme melambat

Tingkat metabolisme tubuh ditunjang oleh asupan kalori. Oleh karenanya kamu harus mengonsumsi kalori dengan jumlah cukup untuk menunjang proses pembakaran energi.

Nah, jika kamu telat makan, maka secara otomatis metabolisme tubuh jadi ikut melambat untuk menyimpan kalori dalam tubuh agar bisa dibakar dalam waktu yang lama. Dampaknya, kamu akan merasakan lemas dan tak bertenaga.

-/break

3. Sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome)

Telat makan bisa menyebabkan gangguan sistem pencernaan seperti irritable bowel syndrome yang mengacu pada kumpulan gejala kronis distress lambung, termasuk kram perut dan nyeri, sembelit atau diare, serta kembung. Penyakit ini bisa disebabkan akibat adanya iritasi pada usus yang disebabkan karena pola makan yang salah.

Baca juga: Tak Perlu Sulam Alis, Bahan Ini Ternyata Bisa Tebalkan Alis Secara Alami

4. Radang lambung

Dalam kasus ini, lambung terluka atau mengalami iritasi yang ditimbulkan oleh cairan lambung pada mukosa lambung. Gejala yang terjadi, umumnya kamu akan mengalami nyeri hebat yang menjalar hingga ke ulu hati setelah makan.

Stress akibat melewatkan waktu makan dan jam tidur yang salah berkontribusi meningkatkan beban asam duodenum atau usus 12 jari, yang menjadi penyebab berkembangnya atau memperburuk gejala penyakit tukak lambung.

5. Stress

Sering mengalami nyeri pada perut dan melewatkan waktu makan bisa jadi sebagai tanda-tanda bahwa kamu mengalami stress. Hal ini dikarenakan, saat berhadapan dengan faktor stress secara fisik maupun mental, tubuh akan merespon dengan reaksi perlawanan alami. Seperti diungkapkan oleh Georgetown University Helath Education Services, bahwa bentuk-bentuknya bisa seperti lupa makan, sakit kepala, cemas dan mengalami kram perut.

Jadi, bila kamu sering melupakan waktu makan, bisa jadi pertanda sedang mengalami stress. Untuk itu cobalah makan teratur!

Tinggalkan Obat! Konsumsi Kerupuk Kulit untuk Redakan Maag dan Asam Lambung

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu