logo


Bawaslu Dianggap Lebay, Habiburokhman: Jangan Karena Habib Rizieq Dukung Prabowo-Sandi

Habiburokhman menyinggung kasus videotron paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin

4 Desember 2018 10:41 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Gerindra, Habiburokhman menilai sikap Bawaslu terlalu berlebihan. Sebab, Bawaslu akan menggandeng polisi dan kejaksaan untuk memeriksa rekaman pidato Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab yang diputar saat Reuni 212.

"Kami heran dengan sikap Bawaslu RI yang seolah lebay ingin menggandeng kepolisian dan kejaksaan untuk memeriksa pidato Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang sampai saat ini belum ada laporan dari masyarakat," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (4/12).

Habiburokhman lalu menyinggung kasus videotron paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang menurutnya mendapat penangan yang berbeda. Ia juga curiga dengan keputusan Bawaslu yang menyebut videotron tersebut tidak melanggar.


Salam Dua Jari di Reuni 212, Gerindra: Bukan Kampanye

"Sikap Bawaslu ini berbanding 180 derajat dengan penanganan kasus videotron Jokowi-Ma'ruf Amin yang baru disikapi Bawaslu sejak terpasang setelah adanya laporan, padahal videotron tersebut juga terpasang sangat mencolok di dekat gedung Bawaslu," ujarnya.

Fadli Zon: Reuni 212 Perhelatan Terbesar di Planet Bumi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata