logo


Mengenal Aneka Motif Batik dan Maknanya

Motif batik Aceh rata-rata menampilkan unsur dan budaya dalam paduan warna-warna berani

11 Februari 2015 14:17 WIB

Batik memiliki berbagai macam motif
Batik memiliki berbagai macam motif

JITUNEWS.COM - Batik memiliki berbagai macam motif. Motif - motif batik yang menggambarkan berbagai karakter pemilik dari pemakai busana batik tersebut inilah yang banyak orang ketahui. Lantas apa saja yang menjadi motif batik beserta maknanya ? Mau tahu? Berikut ulasannya :

1. Batik Solo


Ya, Solo memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisanta belanja kain batik terkenal di Indonesia. Disini banyak sekali terdapat sentra kain batik yang tersohor antara lain kawasan kampung batik Laweyan dan kawasan kampung wisata batik Kauman. Ciri-ciri Khas Batik Solo khususnya yang klasik atau tradisional cukup mudah untuk dikenali karena dapat dibedakan dari sisi warna. Warna batik Solo memiliki warna dominan cokelat (sogan) sebagai simbol warna tanah lempung yang subur. Warna Biru Tua yang memberikan efek rasa ketenangan dan Warna Hitam yang sebenarnya adalah warna biru tua yang sangat hitam yang melambangkan kekuatan, kemewahan dan sensualitas.

2. Batik Aceh


6 Cara Jitu Ajarkan Anak Mengenal Makna dan Arti dari Hari Kemerdekaan


Motif batik Aceh rata-rata menampilkan unsur dan budaya dalam paduan warna-warna berani seperti merah, hijau, kuning, merah muda dan sebagainya. Warna berani pada batik Aceh inilah yang menjadi ciri khasnya. Motif pada batik Aceh umumnya melambangka falsafah hidup masyarakat. Motif pintu Aceh misalnya, menunjukkan ukuran tinggi pintu yang rendah. Kenyataannya, rumah adat Aceh memang berpintu rendah namun didalamnya memiliki ruangan yang lapang. Motif tolak angin menjadi pelambang banyaknya ventilasi udara di setiap rumah adat dan motif tersebut mengandung arti bahwa masyarakat Aceh cenderung mudah menerima perbedaan.

3. Batik Jambi


Berbeda dengan batik Jawa yang menggunakan potongan-potongan kain panjang. Batik Jambi biasanya datang dalam bentuk jubah longgar, sarung, selendang atau syal. Warna khas yang biasa dijumpai pada batik jambi adalah merah, biru, hitam dan kuningnya serta motifnya pada umumnya diambil dari alam seperti, tumbuhan, hewan dan aktivitas sehari-hari warga Jambi. Yang paling terkenal antara lain adalah motif kapal sanggat, burung kuau, durian pecah, merak ngeram dan tampok manggis.

4. Batik Lampung


Mungkin lebih banyak orang mengenal lampung dari kain tenun tapisnya. Namun jangan salah, lampung juga memiliki batik dengan corak tersendiri. Batik ini lahir melalui proses panjang yang dilakukan oleh Andriand Damiri Sangadjie, seorang budayawan bersama kawan-kawannya. Motif batik Lampung yang paling terkenal dan sering menjadi rebutan kolektor asing adalah motif perahu dan "pohon kehidupan".

5. Batik Yogyakarta


Seperti yang kita tahu, yogyakarta adalah salah satu sentra batik terkenal di daerah Jawa Tengah. Batik Yogyakarta pun sudah dikenal sejak lama. Ciri khas dari batik Yogyakarta adalah dari latar atau warna dasar kain. Warna dasar kain batik Jogja ada dua macam, yaitu warna putih dan hitam, sedangkan warna batik bisa berwarna putih, biru tua kehitaman, dan cokelat soga yang diambil dari campuran kulit pohon tinggi warna merah. Karakter motif batik Yogya adalah tegas, formal, sedikit kaku dan patuh pada pakem. Konon, karakter motif batik berhubungan dengan keraton Yogya yang anti kolonial.

Ssst, Mimpi Berhubungan Intim Ternyata Punya Maknanya Lho. Seperti Apa?

Halaman: 
Penulis : Suciati, Hasballah