logo


Pokja IV Tanggapi Polemik Izin Operasi Kereta Pengangkut Batu Bara di Sumsel

Pokja IV sudah meminta kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk segera mencari jalan keluar dari persoalan ini

30 November 2018 22:56 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polemik perizinan jalur kereta api pengangkut Batu Bara di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan yang tidak kunjung terselesaikan mendapatkan tanggapan serius dari Sekertaris Pokja IV Satgas Percepatan Kebijakan Ekonomi, Irjen Pol Carlo Brix Tewu.

Carlo mengatakan Pokja IV yang merupakan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi, sedianya telah memfasilitasi dan memberikan rekomendasi penyelesaian dari persoalan tersebut.

Menurutnya, Pokja IV sudah meminta kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk segera mencari jalan keluar dari persoalan ini.


KESDM Uji Coba B20 Pada Kereta Api, Hasilnya Ini

"Sesuai rekomendasi pak Yasonna selaku ketua Pokja IV sudah menekankan semua pihak agar tidak ada yang boleh menghambat percepatan kebijakan ekonomi dan investasi," ujar Carlo saat dihubungi wartawan, Jumat, (30/11).

Dalam hal ini, Carlo mengaku bahwa dirinya bersama timnya belum menerima laporan lanjutan pasca dari pertemuan dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pokja IV.

"Yang jelas kalau belum selesai juga kita akan bawa masalah ini ke rapat tingkat menteri. Karena pokja 4 sendiri diamanatkan presiden untuk mengatasi hambatan investasi di Indonesia,” pungkasnya.

2019, Kebutuhan Batubara untuk Pembangkit Listrik PLN Meningkat 8%

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata