logo


Habib Novel: Siapapun Presidennya, Acara Reuni Akbar 212 Akan Tetap Dilaksanakan

Novel menegaskan, acara Reuni Akbar 212 bukan untuk memberikan dukungan kepada calon presiden tertentu

30 November 2018 20:03 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, saat menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11)
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, saat menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, mengungkapkan bahwa acara Reuni Akbar 212 yang bakal digelar di Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12) mendatang merupakan agenda tahunan.

Ia pun menegaskan, acara Reuni Akbar 212 bukan untuk memberikan dukungan kepada calon presiden tertentu yang akan berlaga di Pilpres 2019 mendatang.

“Siapapun presidennya, acara reuni 212 akan tetap dilaksanakan," ujar Novel saat menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).


Reuni Akbar 212 Punya Sisi Untung dan Rugi Buat Jokowi dan Prabowo

Novel membeberkan alasan kenapa acara Reuni Akbar 212 ini heboh akhir-akhir ini. Kata dia, karena acara ini kebetiulan mendekati tahun politik, utamanya menjelang pelaksanaan Pilpres .

Oleh karena itu, tema yang diangkat “Membela Kalimat Tauhid” pada acara Reuni Akbar 212 itu adalah untuk menjawab tuduhan yang menyebut acara ini memiliki agenda politis.

"Makanya besok tak boleh ada bendera selain bendera merah putih dan bendera tauhid," pungkasnya.

 

Reuni Akbar 212: Jokowi Harus Hadir, Jika Prabowo Tak Hadir Maka Pangungnya Jokowi yang Punya

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana