logo


4 Tokoh Inspirasi Industri Batik Indonesia

Almarhum Kasom Tjokosaputro adalah salah satu pebisnis batik paling sukses di Indonesia

11 Februari 2015 14:03 WIB


JITUNEWS.COM - "Lega" kata itu yang bisa menggambarkan perasaan semua orang Indonesia ketika batik telah disahkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Setelah disahkan oleh salah satu Badan milik PBB tersebut, tahun 2009 batik pun resmi menjadi salah satu warisan dunia.

Sebagai salah satu pakaian nasional kita, sudah selayaknyalah kita melestarikan dan terus mengembangkan batik di masa mendatang. Seperti yang dilakukan beberapa tokoh yang tetap konsisten menjaga budaya batik dengan segala upaya dan kemapuan yang mereka miliki. Siapa sajakah mereka? Berikut kami ulas satu per satu :

1. Kasom Tjokrosaputro


Sebelum Coblos 02, Yuk Baca Kumpulan Kata-kata Mutiara Prabowo di Tahun 2019!


Almarhum Kasom Tjokosaputro adalah salah satu pebisnis batik paling sukses di Indonesia. Merintis toko batik pertama di Solo pada tahun 1947 bersama sang istri Gaitini Tokosaputro, toko yang dinamai Batik Keris berhasil menjadi salah satu merk batik paling terkenal di Indonesia. Untuk segmentasi batik bermerk, Batik Keris termasuk salah satu merk paling sukses. Target pasar dari Batik Keris lebih menarget pasar menengah keatas yang mengutamakan kualitas tinggi.

2. Go Tik Swan


Meskipun almarhum Go Tik Swan meninggal pada tanggal 5 November 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada Go Tik Swan di tahun 2011. Peranan Go Tik Swan dimulai ketika beliau berbincang dengan Presiden Soekarno di tahun 1955. Saat itu, batik Indonesia sangat lokal, batik Yogya, Solo, Pekalongan, Lasem. Presiden menginginkan batik yang bisa merepresentasikan Indonesia. Dari sana, akhirnya Go Tik Swan menciptakan batik Indonesia yang sangat tenar di kalangan wanita kelas atas dunia tahun 1960-1970an, itulah titik awal batik Indonesia diakui dunia. Sepanjang hidupnya, Go Tik Swan telah mendesain lebih dari 200 motif batik Indonesia, terpajang di berbagai museum international.

3. Iwan Tirta


Mirip dengan Go Tik Swan, almarhum Iwan Tirta juga terinspirasi untuk menciptakan batik khas Indonesia, bukan hanya lokal. Bersekolah di Amerika, Iwan pertama kali terinspirasi batik pada tahun 1960. Mendapatkan dana dari yayasan Rockefeller (orang terkaya Amerika tahun 1900an), Iwan Tirta kembali ke Indonesia untuk belajar kesenian batik di Surakarta. Rancangan busana batik Iwan Tirta tidak hanya dipakai di Indonesia, namun juga koneksinya di Amerika. Beliau adalah tokoh penting dibalik masuknya batik di Amerika.

4. Hartono Sumarsono


Posisi Hartono Sumarsono bisa dibilang langka. Kalau tiga tokoh sebelumnya adalah seniman batik, maka Hartono adalah kolektor batik paling gila di Indonesia. Sempat prihatin karena banyaknya batik langka Indonesia di tangan kolektor asing, perlahan Hartono mengambilnya kembali di Indonesia. Dari ribuan batik yang dia koleksi, sekitar 300 dia anggap sangat langka dan bagus, termasuk diantaranya batik Von Franquemont, batik dongeng Metzelaar, Padmo Soediro, serta batik Van Zuylen.

Wow! Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Terbesar Berdasarkan Total Naval Assets!

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah