logo


Terjawab, Inilah yang Menyebabkan Rupiah Menguat Akhir-akhir Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau terus menguat.

30 November 2018 14:52 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau terus menguat. Pada Jumat ini, rupiah bahkan menguat hingga kisaran 14.200 per dolar AS.

Peneliti Center of Reforms on Economics (CORE) Piter Abdullah menyatakan, ada dua faktor yang menjadi penyebab penguatan rupiah selama tiga pekan terakhir.

Pertama, yakni faktor-faktor pendorong (push factors) berupa sentimen negatif atas kondisi perekonomian AS.


"Crazy Rich" dari Surabaya, Pria Ini Tukarkan Dollar Senilai Dua Trilliun Rupiah

"Kita ketahui bahwa seiring meningkatnya intensitas perang dagang AS vs China, pertumbuhan ekonomi AS justru mengalami perlambatan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan akan direspons oleh The Fed dengan menunda kenaikan suku bunga," jelasnya dikutip dari laman Liputan6

Dia menambahkan, perkiraan tersebut semakin diperkuat dengan adanya sinyal dari Gubernur The Fed dalam waktu dekat ini, untuk tidak menaikkan suku bunga acuan para Desember mendatang.

"Perlambatan pertumbuhan AS ditambah penundaan suku bunga The Fed membuat para investor global mulai mengalihkan dana investasinya ke negara-negara yang dianggap memiliki prospek keuntungan terbesar ke depan," sambungnya.

Indikator kedua, lanjutnya, yakni faktor-faktor yang menarik masuknya aliran investasi ke Indonesia atau disebut pull factors. Menurutnya, beberapa indikator ekonomi Indonesia menunjukan prospek keuntungan yang menarik bagi investor asing.

Kalian Sering Remas Uang Rupiah? Siap-siap Kena Denda dari Bank Indonesia, Dendanya Bikin Melongo

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma