logo


Inilah yang Akan Terjadi pada Tubuhmu Jika Sering Menahan Buang Air Kecil

Hal kecil tapi resikonya besar.

28 November 2018 16:28 WIB

Tahan kencing
Tahan kencing detikHealth

Terus mehanan rasa ingin buang air kecil ini bisa melemahkan otot kandung kemih. Akibatnya, terjadi retensi urine atau kondisi yang mencegah kita mengosongkan kandung kemih sepenuhnya saat kencing.

Bukan hanya itu, menahan kencing dalam jangka waktu lama juga membuat tubuh terpapar bakteri yang mungkin membahayakan. Hal ini membuat peluang terkena infeksi saluran kemih (ISK) menjadi lebih besar.

Terdapat sebuah kasus paling ekstrem yang berkaitan dengan menahan kencing, seperti yang dialami oleh astronom dan alkemis asal Denmark pada abad ke-16 Tycho Brahe. Alasannya konyol, Brahe meninggal karena menahan kencing.


Hanya Mengonsumsi Makanan Ini, Kulitmu Akan Cerah dan Terhindar dari Keriput

Dalam sebuah acara perjamuan, Brahe dilaporkan tidak kencing sama sekali karena menganggap itu adalah pelanggaran etiket. Sesampainya di rumah, Brahe justru menemukan bahwa dirinya tidak bisa kencing sama sekali.

Tak lama kemudian, Brahe pingsan dan meninggal akibat kandung kemihnya pecah. Kasus Brahe tersebut termasuk langka. Biasanya orang hanya tinggal buang air kecil untuk mengatasi masalah kandung kemih tanpa merusaknya. Jika pecah, biasanya itu terjadi karena sudah ada kerusakan di kandung kemih dari alasan lain.

Kasus pecahnya kandung kemih juga kadang terjadi pada seseorang yang mabuk. Hal ini dikarenakan otak orang mabuk tidak bisa memperhatikan sinyal dari kandung kemih untuk buang air kecil.

Oleh karena itu, jika masih ingin menahan kencing, pikirkan kembali risikonya.

Sumber: Kompas

Jangan Pernah Kamu Berolahraga Setelah Melakukan 4 AKtivitas Ini, Resikonya Gak Main-main!

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu