logo


PEF 2018: Bos Pertamina Beberkan Jurus Jitu Genjot Potensi Energi Lokal

Melalui PEF 2018 ini, Pertamina juga ingin memperkaya khasanah keilmuan di bidang energi

28 November 2018 14:18 WIB

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kedua dari kanan), di acara Pertamina Energy Forum (PEF) 2018, di The Raffles Hotel, Jakarta, Rabu (28/11).
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kedua dari kanan), di acara Pertamina Energy Forum (PEF) 2018, di The Raffles Hotel, Jakarta, Rabu (28/11). Jitunews/Khairul Anwar

Nicke menambahkan bahwa situasi tersebut tentunya akan membuka kesempatan besar bagi seluruh pemain energi termasuk bagi Pertamina. Namun di sisi lain, ada tantangan ini juga perlu mendapat solusi.

“Yaitu, bagaimana pasokan energi harus di amankan untuk dapat mengimbangi pertumbuhan populasi, ekonomi, infrastruktur serta permintaan energi tersebut,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pertamina telah memiliki rencana pengembangan bisnis ke depan dalam rangka mengoptimalkan kekayaan alam Indonesia.


Pertamina Gelar PEF 2018, Ini Targetnya

“Biofuel misalnya, saat ini kami tengah menjajaki studi pembangunan Green Refinery di Indonesia, yaitu kilang yang khusus mengolah vegetasi seperti sawit, tebu dan lainnya menjadi biofuel,” tuturnya.

“Untuk mendukung program pemerintah menurunkan defisit transaksi berjalan, kami berencana memproduksi B20, pengurangan impor BBM dan gas elpiji. Kalau kita bisa kurangi impor 225.000 barrel itu akan sangat membantu program pemerintah tersebut. Sementara untuk B20, kita akan mulai kembangkan proyek green energy di Dumai dan Plaju,” pungkasnya.

Gelar PEF 2018, Pertamina Bahas Potensi Energi Dalam Negeri

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana