logo


Dana Pencarian Cadangan Migas Minim, KESDM Putar Otak Cari Solusi

Rudi mengungkapkan, untuk melakukan satu survei seismik dibutuhkan dana Rp 40 miliar hingga Rp 50 miliar

28 November 2018 09:37 WIB

Kepala Badan Geologi KESDM, Rudy Suhendar
Kepala Badan Geologi KESDM, Rudy Suhendar Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Geologi Kem‎enterian ESDM, Rudi Suhendar, mengatakan, kegiatan pencarian sumber minyak dan gas bumi (migas) baru melalui studi seismik masih sangat minim dilakukan.

Hal tersebut disebabkan keterbatasan anggaran yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Rudi pun mengaku, pihaknya kini tengah memutar otak cari solusinya.

"Seimik ini kita agak tersendat, berhubung seimik ini gak murah, sedangkan kita terkendala dengan anggaran yang terbatas dengan APBN," kata Rudi, Selasa (27/11).


Harga Minyak Turun dan Menguatnya Rupiah Untungkan PLN

Rudi mengungkapkan, untuk melakukan satu survei seismik dibutuhkan dana Rp 40 miliar hingga Rp 50 miliar. Namun, anggaran yang dialokasikan untuk Badan Geologi hanya Rp 96 miliar.

Bos PLN Merasa Tarif Listrik Tak Perlu Naik Hingga 2019, Alasannya Ini

Halaman: 
Penulis : Riana