logo


KESDM Uji Coba B20 Pada Kereta Api, Hasilnya Ini

Penerapan B20 untuk kereta api merupakan salah satu upaya KESDM dalam meningkatkan kualitas transportasi darat di Indonesia

26 November 2018 22:31 WIB

Kereta api Indonesia
Kereta api Indonesia net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selama enam bulan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah melakukan kajian dan uji jalan penggunaan solar dengan campuran 20% biodiesel (B20) pada lokomotif PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Kajian yang dilakukan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Institut Teknologi Bandung hasilnya cukup baik. Dimana, tidak ada masalah pada mesin lokomotif sewaktu dilakukan uji coba.

Kemudian, hasil menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar B20 memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Komponen filter lokomotif berfungsi dengan baik dan telah memenuhi rekomendasi Original Equipment Manufacturer (OEM) periode penggantian filter, yaitu selama tiga bulan.


Subsidi Energi Melonjak, Jonan: Tolong Jangan Dipotong, Penerimaan Negara Juga...

"Komponen-komponen yang diujikan adalah mutu bahan bakar B20, performa mesin lokomotif serta performa material komponen mesin seperti pompa bahan bakar dan injektor bahan bakar," kata Kepala Badan Litbang ESDM, F.X. Sutijastoto, kemarin.

Sutijastoto menuturkan, pengambilan sampel bahan bakar B20 dilakukan di tiga Dipo Lokomotif yaitu Tarahan, Tiga Gajah, dan Tanjung Enim Baru. Sampel diambil dari tangki lokomotif, mobil tangki pengiriman, nosel pengisian, tangka penyimpanan dan TBBM Fame.

Uji jalan dilakukan pada dua jenis lokomotif, yakni CC205 dengan Electro Motive Diesel (EMD) dan dua Lokomotif CC206 dengan General Electric (GE) yang digandeng menarik kereta batu bara atau babaranjang.

Dalamujicobatersebut, satuunitmenggunakanbahanbakar B0 dan satuunitlagimenggunakanbahanbakar B20.

Lokomotif EMD yang diuji tersebut telah menempuh jarak sejauh lebih dari 54.000 km sedangkan lokomotif GE menempuh jarak lebih dari 58.500 km, rute pulang-pergi Stasiun Tanjung Enim - Stasiun Tiga Gajah - Stasiun Tarahan yang jaraknya sekitar 800 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2,2 hari.

“Penerapan B20 untuk kereta api merupakan salah satu upaya Kementerian ESDM dalam meningkatkan kualitas transportasi darat di Indonesia. Hal ini sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Darat Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 November 2018,” tuntasnya.

 

Pertamina: Konsumsi Pertamax di Sumbagut Melonjak Dibanding Tahun Lalu

Halaman: 
Penulis : Riana