logo


Ma'ruf Amin Berharap Said Aqil atau Cak Imin Jadi Presiden Selanjutnya

Ma'ruf Amin bercerita ketika dirinya menyetujui permintaan untuk mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019

26 November 2018 07:30 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin bercerita ketika dirinya menyetujui permintaan untuk mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.

Ma'ruf mengatakan, Jokowi memilihnya karena dirinya adalah kader NU dan seorang kiai.

"Kita Alhamdulillah Pak Jokowi mengambil saya sebagai cawapres, kemudian Pak Jokowi bisa saja mengambil dari politisi bisa, mengambil dari profesional bisa, dari TNI-Polri bisa, tapi beliau mengambil saya karena saya NU dan saya kiai," kata Ma'ruf di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (25/11).


Kampanyekan Suaminya, Nur Asia Uno Berpantun

Meski awalnya ragu untuk mengambil posisi tersebut, Ma'ruf mendapat dorongan dari rekan-rekannya. Ia berharap nantinya, ada kader NU yang menjadi presiden.

"Ini artinya suatu penghargaan, oleh karena itu saya harap, sebenarnya tadinya saya ragu mengambil itu, tapi semua kiai mendorong, menerima itu dengan suka rela saya terima itu, dengan harapan kalau saya misalnya jadi wapresnya, harapan besok ada NU lagi yang bisa menjadi presiden," lanjutnya.

Sindir Jokowi, Demokrat: Didatangi Guru Kok Kabur Liat Tempe

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex