logo


Anang: Jangan Jadikan Profesi Guru Sebagai Obyek Politik

Anang menyebut peringatan Hari Guru harus dijadikan momentum memperbaiki nasib guru

26 November 2018 00:15 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah.
Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah menyebut peringatan Hari Guru harus dijadikan momentum memperbaiki nasib guru. Anang mengatakan, pemerintah harus mengangkat harkat dan martabak guru Indonesia.

"Perbaikan nasib guru memiliki dua aspek yakni aspek peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kapasitas," kata Anang di Jakarta, Minggu (25/11).

Menurutnya, persoalan kesejahteraan guru masih menjadi maslah krusial khususnya bagi guru berstatus swasta dan honorer.


Terkait PA 212, Ma'ruf Amin: Saya Bubarkan...

"Persoalan guru honorer akan menjadi gunung es untuk waktu jangka panjang. Negara harus memiliki tekad kuat untuk menyelesaikan masalah ini," sebut Anang.

Berdasarkan dara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah guru honorer se-Indonesia sebanyak 1,5 juta orang yang terdiri dari guru bukan PNS di sekolah negeri 735 ribu, guru bukan PNS di sekolah swasta 790 ribu. Guru honorer tersebut berstatus K2 alias harus mengikuti test CPNS agar menjadi pegawai negeri.

Puncak HGN 2018: Madrasah Tak Hanya Tempat Menempa Ilmu Agama

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata