logo


Menteri Saleh Husin Dukung Bila Proton Bangun Pabrik di Indonesia

Kerjasama tersebut akan dilanjutkan dengan membangun pabrik proton di Indonesia

10 Februari 2015 16:42 WIB

Menteri Perindustrian Saleh Husin (Ist)
Menteri Perindustrian Saleh Husin (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung upaya yang dilakukan oleh Proton dan Perusahaan milik AM Hendropriyono PT Adi Perkasa Citra Lestari yang tengah melakukan kerjasama untuk membangun industri otomotif di Indonesia.

"Ini Kerjasamanya B to B, dalam rangka bisnis untuk membuat feasibility study, didalam kerjasama tersebut tidak ada unsur pemerintah apalagi menggunakan APBN," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2).

Menurut Saleh, Bila nantinya dalam 6 bulan ke depan ternyata hasil kajian menunjukkan bahwa kerjasama itu menguntungkan kedua pihak, maka kerjasama tersebut akan dilanjutkan dengan membangun pabrik proton di Indonesia.


Bupati Sragen Sampaikan 10 Usulan Prioritas Pembangunan di Musrenbangwil

"Kalau layak mari lanjut, mereka harus mempersiapkan sarana industrinya sendiri, membangun pabriknya sendiri," imbuh Saleh.

Pemerintah kata Saleh, tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada pabrikan otomotif asal Malaysia itu. Proton harus mengurus perizinan di BKPM dan mempersiapkan segala sesuatunya sendiri di Indonesia.

Menurut Saleh, dengan kerjasama tersebut, Indonesia akan diuntungkan karena akan menambah lapangan kerja, serta memberikan peluang usaha kepada masyarakat untuk mensupply bagian-bagian kendaraan.

Saleh mengungkapkan, bukan hanya Proton, pabrikan lain asal Tiongkok dan Jerman juga tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lokal, hanya saja kerjasama tersebut tidak diketahui oleh publik. "Jadi pada intinya kami mendukung pihak manapun yang berinvestasi," katanya.

Seskemenko PMK: Gotong Royong Syarat Mutlak Pelaksanaan Pembangunan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan