logo


KKP Dorong Industri Patin Indonesia Rebut Pasar Global

KKP menargetkan, ekspor ikan patin tahun depan bisa mencapai 3.000 ton.

22 November 2018 23:08 WIB

ikan patin
ikan patin life.trubus.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) meluncurkan brand Indonesian Pangasius- The Better Choice, di Hall C, JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (22/11), bersamaan pameran Seafood Show of Asia dan SIAL Interfood.

Rifky Effendi Hardijanto, selaku Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memaparkan, brand Indonesian Pangasius- The Better Choice ini merepresentasikan bahwa produk patin Indonesia lebih baik dari para pesaingnya.

“Momen ini momen membahagiakan karena hari ini bisa meluncurkan sebuah brand perikanan kita, yaitu Indonesian Pangasius. Dengan identitas baru ini, maka akan menjadi jaminan kualitas bagi para pembeli luar negeri. Harapan saya, ini merupakan jalan untuk Indonesia menjadi eksportir patin terbesar,” papar Rifky saat ditemui Jitunews.com, di Pameran SIAL Interfood, Hall C2, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).


Cegah Eksploitasi, KKP Atur Penangkapan Kepiting dan Rajungan

Rifky melanjutkan, peluang produk patin Indonesia untuk menguasai pasar global sangat terbuka luas. Ikan patin Indonesia dinilai memiliki potensi ekspor yang besar pasca Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) melarang impor ikan patin Vietnam karena dinilai berbahaya. Ia pun menargetkan, ekspor ikan patin tahun depan bisa mencapai 3.000 ton.

“Tahun lalu, produksi patin Indonesia 450 ribu ton, itu nomer 4 di dunia. Nomer 1 adalah Vietnam 1,4 juta ton. Nah, kita dengan produksi 450 ribu ton itu habis di dalam negeri dana harganya naik terus, artinya demand-nya masih tinggi di dalam negeri. Ke depannya, saya ingin produksi patin kita bisa gak 1 juta ton, karena kemaren waktu di Dubai kita dapat order banyak. Karenanya, untuk ikan patin ini, saya targetkan ekspor tahap pertama 2.000-3.000 ton atau senilai USD 13 juta ke Arab Saudi,” tukas Rifky.

Menyoal harga, Rifky mengungkapkan, saat ini harga ikan patin di tingkat petani adalah seharga Rp 22.000 per kg. Harga tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp 14.000 per kg.

Jajaki Pasar Internasional, KKP dan APCI Luncurkan Branding Baru Patin Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana