logo


Jajaki Pasar Internasional, KKP dan APCI Luncurkan Branding Baru Patin Indonesia

Peluncuran ini dilakukan untuk memperkenalkan brand patin di pasar dalam negeri dan ASEAN

22 November 2018 20:15 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto (tengah), di acara peluncuran brand Indonesian Pangasius- The Better Choice, di Hall C, JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (22/11)
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto (tengah), di acara peluncuran brand Indonesian Pangasius- The Better Choice, di Hall C, JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (22/11) Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) meluncurkan brand Indonesian Pangasius- The Better Choice, di Hall C, JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (22/11), bersamaan pameran Seafood Show of Asiadan SIAL Interfood.

Peluncuran brand yang didukung SMART-Fish, program dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) ini dilakukan untuk memperkenalkan brand patin di pasar dalam negeri dan ASEAN, setelah sebelumnya dilaunching pada Pameran SEAFEX Dubai 30 Oktober 2018.

Ketua Umum APCI, M. Suhadi, mengatakan, tujuan diadakannya peluncuran Indonesian Pangasius ini tak lain adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat Indonesia bahwa yang namanya ikan dori populer selama ini sebenarnya adalah ikan patin.


Peringati Hari Ikan Nasional ke-5, KKP Ajak Kaum Milenial Cinta Makan Ikan

"Dulu orang kan kenalnya dori itu dari Vietnam, sekarang kita kenalkan patin dari Indonesia ini dengan brand sendiri, Indonesian Pangasius. Ini untuk dikenalkan ke dunia internasional juga, bahwa yang namanya patin Indonesia itu berkualitas bagus, patin probiotik yang dibudidayakan dari fresh water, dan orisinil," papar Suhadi, di Pameran SIAL Interfood, Hall C2, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).

Sementara itu, Rifky Effendi Hardijanto, selaku Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menuturkan, brand Indonesian Pangasius- The Better Choice ini merepresentasikan bahwa produk patin Indonesia lebih baik dari para pesaingnya.

“Salah satu alasan utamanya adalah karena ikan patin Indonesia dikembangkan dengan probiotik, bukan dengan antibiotik sehingga menjadi pilihan yang sehat. Selain itu, ikan patin Indonesia dibudidayakan di kolam dengan air tanah yang bersih dengan kepadatan yang lebih rendah,” papar Rifky.

Rifky melanjutkan, industri ikan patin Indonesia tumbuh pesat dalam 10 tahun, terlihat dari produksi ikan yang meningkat dari 33.000 ton pada 2006 menjadi 437.000 ton pada 2016.

“Ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen ikan patin terbesar di dunia,” ujarnya.

Rifky menambahkan, industri ikan patin Indonesia juga saat ini lebih banyak bermain di pasar dalam negeri, di mana produk fillet menduduki posisi sebagai ikan yang paling populer di pasar domestik yang saat ini telah mencapai 50% dari keseluruhan konsumsi ikan fillet dalam negeri.

“Ikan patin fillet menduduki posisi sebagai produk yang populer di retail modern untuk konsumen rumah tangga, industri jasa makanan hotel, restoran, catering (horeca) dan penerbangan. Namun, adanya impor produk fillet legal yang mengandung Sodium Tri Polyphosphate (STPP) melebihi ambang batas dan maraknya penggunaan misslabeling brand Dory (patin Vietnam) yang saat ini telah dilarang di beberapa negara importir, sedikit banyaknya mengganggu tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk pangasius nasional,” beber Rifky.

Lebih jauh, kata Rifky, dengan identitas brand nasional ini, diharapkan APCI terus berkomitmen untuk memberikan jaminan kualitas produk patin Indonesia baik dari segi keamanan pangan maupun kesesuaian spesifikasi produk yang diminta oleh para pembeli di dalam dan luar negeri.

Cegah Eksploitasi, KKP Atur Penangkapan Kepiting dan Rajungan

Halaman: 
Penulis : Riana