logo


Peringati Hari Ikan Nasional ke-5, KKP Ajak Kaum Milenial Cinta Makan Ikan

Untuk bisa mengakomodir itu, lanjut Rifky, KKP telah menggagas yang namanya ‘Seafood Lovers Millennial’.

21 November 2018 15:20 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Efendi Hardijanto,
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Efendi Hardijanto, KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) 2018 kembali digelar untuk yang ke-5 kalinya. Harkannas sendiri merupakan event tahunan yang diperingati setiap tanggal 21 November, ini tertuang sesuai dengan Keputusan Presiden No. 3 Tahun 2014 tanggal 24 Januari 2014. Untuk Harkannas tahun ini, mengangkat tema 'Dengan Protein Ikan, Kita Membangun Bangsa'.

Rifky Effendi Hardijanto, selaku Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menuturkan, di tengah era digital, di mana perkembangan media massa berbasis internet dan media sosial (medsos) sudah sangat menjamur di kalangan masyarakat sebagai wadah informasi yang dianggap cepat, tepat dan efisien.

Oleh karenanya, sambung Rifky, pada peringatan HARKANNAS kali ini, KKP ingin mempromosikan dan mengajak seluruh kaum milenial untuk cinta makan ikan.


TEI 2018 Jadi Momentum KKP Dongkrak Investasi di Sektor Kelautan dan Perikanan

“Yang membedakan HARKANNAS tahun ini dengan tahun sebelumnya yaitu kita ingin membangun budaya makan ikan ke arah yang kekinian alias lebih modern. Makanya, kami ingin melibatkan kaum millennial untuk terus menggencarkan dan mempromosikan cinta makan ikan,” tutur Rifky di Jakarta, Rabu (21/11).

Untuk bisa mengakomodir itu, lanjut Rifky, pihaknya telah menggagas yang namanya ‘Seafood Lovers Millennial’. Karena, berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata, 45% kunjungan wisata di Indnesia baik wisata dari mancanegara maupun domestik adalah wisata kuliner. Padaha, hampir seluruh daerah di Indonesia mempunyai makanan khas yang berbahan baku seafood.

“Kita sebagai salah satu penghasil ikan dunia. Tapi makanan yang dikenal dan diakui dunia baru rendang, nasi goreng, sate, gado-gado, soto, hampir mayoritas berbahan baku daging. Nah, kami ingin mempromosikan dan menggaungkan agar kuliner seafood asli daerah bisa dikenal di penjuru dunia,” beber Rifky.

KKP Salurkan Bantuan Bagi Usaha Perikanan di Kalimantan Barat

Halaman: 
Penulis : Riana