logo


KKP Bakal Bangun 19 Pusat Penyuluhan Perikanan Budidaya

Pembangunan bale KUSUKA ini sebagai sarana untuk diskusi dan tukar menukar informasi terkait perkembangan perikanan budidaya

16 November 2018 07:47 WIB

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto
Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) akan membangun bale KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan) di 19 Kabupaten/Kota, di mana pembangunan tersebut direncanakan akan dimulai pada minggu ke dua bulan November tahun 2018.

Pembangunan bale KUSUKA ini sebagai sarana untuk diskusi dan tukar menukar informasi terkait perkembangan perikanan budidaya mulai dari info teknologi, pasar, dan lainnya.

Diharapkan, nantinya ada interaksi intens antara pembudidaya, kelompok, pemerintah, penyuluh, dan pengusaha budidaya ikan sehingga dapat memicu perkembangan kegiatan budidaya yang lebih maju.


KKP: Permen Kapal Pengangkut Ikan Hidup Tak Mematikan Usaha Budidaya Laut

“Pendirian Bale KUSUKA perlu ditetapkan berdasarkan kesepakatan kelompok pelaku utama, penyuluh perikanan, dan dinas yang menangani pembangunan perikanan di Kabupaten/Kota. Kesepakatan ini sebagai bentuk komitmen untuk pemanfaatan Bale KUSUKA selanjutnya, sehingga Bale KUSUKA yang kita bangun bermanfaat optimal sesuai fungsinya,” tutur Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto dalam keterangan resmi, Kamis (15/11).

Lebih rinci mengenai lokasi bale yang tengah dibangun adalah di 19 Kabupaten/Kota yakni Agam, Pasaman, Banyuasin, Kota Prabumulih, Kampar, Kuantan Singingi, Muaro Jambi, Pangandaran, Indramayu, Pati, Kendal, Sukoharjo, Boyolali, Kulon Progo, Sleman, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sambas, dan Parigi Moutong.

Pembangunan bale KUSUKA ini dilakukan dengan pola padat karya secara swakelola oleh kelompok masyarakat yang memenuhi persyaratan disertai dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan untuk membina, memonitoring, membimbing, dan mendampingi kelompok masyarakat dalam melakukan kegiatan serta membuat suasana bale KUSUKA ramai di kunjungi oleh masyarakat.

Target pembangunan bale KUSUKA nantinya dapat digunakan untuk diskusi oleh masyarakat pembudidaya minimal 30 orang atau bahkan bisa lebih.

KKP Luncurkan APPIK, Kini Pembudidaya Ikan Kecil Punya Asuransi

Halaman: 
Penulis : Riana