logo


Lebihi Target, Per November Ini PNBP Minerba Tembus Rp 41 Triliun

Komposisi penerimaan minerba 2018 berasal dari royalti, penjualan hasil tambang serta iuran tetap

15 November 2018 20:15 WIB

Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono
Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono, mengungkapkan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari subsektor mineral dan batubara (minerba) hingga pertengahan November 2018 ini berjalan sangat baik, yakni sudah mencapai angka Rp 41,02 triliun, bahkan melebihi target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 32,1 triliun.

"Kira-kira sampai akhir tahun, dari minerba diproyeksikan PNBP kurang lebih sebesar Rp 43 triliun, dari target Rp 32,1 triliun. Kalau untuk tahun depan proyeksinya (masih) Rp 32,1 triliun, tapi nanti kita lihat perkembangannya," papar Bambang, dikutip dari laman esdm.go.id, Kamis (15/11).

Bambang menambahkan, komposisi penerimaan minerba 2018 berasal dari royalti, penjualan hasil tambang serta iuran tetap. Besarannya untuk royalti mencapai sekitar Rp 24,5 triliun, penjualan hasil tambang sekitar Rp 16 triliun serta iuran tetap sekitar Rp 0,5 triliun.


Akhirnya, BBM Satu Harga Sentuh Warga Waigama Papua Barat

"Intinya penerimaan negara pasti lebih baik. Pendapatan terbesar di minerba itu batubara. Batubara selain royalti ada pendapatan hasil tambang besarnya 13,5% dari komposisi penerimaan minerba", lanjut Bambang.

Perkuat Tata Kelola Minerba, RI Jalin Kemitraan dengan Bank Dunia

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×