logo


Kualitas Sperma Turun dan Anak Jadi Obesitas Jika Pria Kekurangan Makanan Ini

Bukan cuma sang ibu yang harus menjaga pola makan, tapi sang ayah juga

15 November 2018 10:47 WIB

ilustrasi donor sperma (pribuminews.com)
ilustrasi donor sperma (pribuminews.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebuah penelitian terbaru dari University of Nottingham di Inggris menunjukkan bahwa pria yang kurang mengonsumsi protein memiliki kualitas sperma yang buruk. Lebih parahnya lagi, kemungkinan besar mereka akan memiliki keturunan dengan obesitas, sebagaimana dilansir dari Pastiseru.com (7/11).

Bukti penelitian ini diperoleh setelah mereka melakukan uji coba pada tikus. Tikus tersebut diberi makan dengan protein yang hanya berjumlah setengah dari konsumsi yang disarankan. Hasilnya, tikus tersebut memiliki kualitas sperma dan cairan semen yang lebih rendah.

Keturunan yang dihasilkan pun berbobot lebih besar dan memiliki gejala diabetes tipe dua. Keturunan tikus dianalisis oleh peneliti ketika usia mereka setara dengan usia 30 tahun usia manusia.


Seandainya Kamu Tau Manfaat Minum Seteguk Bir Ini ...

Para peneliti menyimpulkan hal ini terjadi karena ketidakseimbangan asupan protein yang mempengaruhi kualitas DNA yang diturunkan dari ayah pada anak. Namun para peneliti masih belum jelas bagaimana kekurangan protein dapat melemahkan sperma.

Selanjutnya, tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Adam Watkins memberi pola makan yang terdiri dari 18% hingga 9 % protein pada tikus jantan. Hasilnya, tikus yang diberi proteinnya lebih sedikit maka, label kimia DNA yang mengatur ekspresi gen pun menjadi lebih sedikit, dibandingkan dengan tikus yang diberi pola makan protein normal.

Hanya Dengan Pijatan Seperti Ini, Leher Kaku dan Nyeri Pinggang Langsung Hilang!

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu