logo


Gara-gara Menyapa Sandiaga, Kades Ini Terpaksa Berurusan dengan Pihak Polisi

Suhartono rela mendapat panggilan polisi atas dugaan tindak pidana pemilu

13 November 2018 10:15 WIB

ist

MOJOKERTO, JITUNEWS.COM - Suhartono, seorang Kepala Desa Sampang Agung, Mojokerto harus rela berurusan dengan pihak berwajib karena dituduh melakukan tindak pidana pemilu.

Padahal Suhartono bukan seorang tim sukses dari Prabowo-Sandiaga dan Suhartono mengaku spontanitas melakukan hal tersebut. Ia harus memenuhi panggilan polisis sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pemilu yang terjadi pada Minggu (21/10) lalu.

Baca Juga: Jangan Pernah Membunuh Kecoa, Bahaya!


Ogah Bahas 'Langkahi Makam', Sandiaga Pilih Bahas Masalah Ekonomi

Waduh, PDIP Malah Mencopot RIbun Poster Bergambar Jokowi, Kenapa?

Secara rinci, Suhartono diduga membuat keputusn dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye 2019.

Hal tersebut menuai komentar dari Koordinator Media Centre Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Jatim, Hadi Dediansyah, "Ini agak aneh, karena kejadiannya kepala desa itu cuma spontanitas menyapa Sandiaga Uno saat ke Pacet. Apalagi dilakukan pada hari Minggu bukan hari kerja," jelasnya yang Jitunews kutip dari rmol.com (12/11).

Hadi bahkan melakukan kroscek ke beberapa relawan di Mojokerto. Ia sangat menyayangkan kejadian tersebut, kepala daerah yang nyata-nyata menjadi timses malah tidak dianggap dalam kategori pelanggaran. "Hal tersebut tidak," tambahnya.

Sandiaga Uno Janjikan Satu Kursi Menteri Lagi untuk Milenial

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata