logo


Kecewa dengan Hukuman Pembakar Bendera Tauhid, FPI: Sama dengan Bayar Toilet

Juru bicara FPI, Slamet Ma'arif mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan hukuman yang dijatuhkan pada pembakar bendera tauhid.

9 November 2018 14:43 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hukuman yang dijatuhkan pada pembakar bendera tauhid menyisakan kekecewaan kepada Front Pembela Islam (FPI).

Sebab, dalam kasus pembakaran bendera tauhid tersebut PN Garut hanya memvonis tersangka F dan M selama 10 hari.

Dikatakan oleh juru bicara FPI, Slamet Ma'arif bahwa pihaknya sangat menyesalkan hal itu meski GP Ansor sudah meminta maaf.


Temui Delegasi Aksi Pembela Bendera Tauhid, Wiranto: Masalah Itu Tak Perlu Dibesar-besarkan

Ia pun menyamakan hukuman tersangka pembakar bendera tauhid dengan membayar toilet umum.

Habib Rizieq Disebut Mengada-ada Soal Intelijen Menempel Bendera Tauhid di Rumahnya

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha