logo


Dituding Terlibat Penangkapan Habib Rizieq di Arab, BIN Angkat Bicara

Arab Saudi adalah negara berdaulat yang tidak bisa diintervensi oleh Indonesia

8 November 2018 22:54 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) menanggapi tudingan terkait adanya peran intelijen dalam penangkapan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS) di Arab Saudi. BIN menegaskan, pihaknya tidak terlibat dalam penangkapan tersebut.

"BIN tidak terlibat penangkapan Habib Rizieq Syihab di Saudi sebagaimana dilansir oleh Tweeter HRS. Tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. Apalagi menuduh bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak," kata Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto, dalam keterangannya, Kamis (8/11).

Selain itu, tidak ada bukti mengenai BIN yang memasang bendera tauhid di dinding rumah Rizieq.


Sebut Prabowo Sulit Dihubungi, Yusril: Bagaimana Diharapkan Jadi Ketua Koalisi

"BIN justru menghendaki agar masalah cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, dimana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda," jelasnya.

Habib Rizieq Disebut Mengada-ada Soal Intelijen Menempel Bendera Tauhid di Rumahnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata