logo


Pertamina dan Bukit Asam Teken Kerja Sama dengan Air Products

Selain mewujudkan sinergi BUMN, kata Nicke, kerja sama dengan PTBA dilakukan guna optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam nasional.

8 November 2018 19:21 WIB

Pertamina dan Bukit Asam Teken Kerja Sama dengan Air Products
Pertamina dan Bukit Asam Teken Kerja Sama dengan Air Products ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama dengan PT Pertamina (Persero) dan Perusahaan Gas Industri Amerika Serikat (AS), Air Products and Chemicals Inc, menandatangani kerja sama untuk gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) dan synthetic natural gas (SNG).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Allentown, Amerika Serikat pada Rabu (7/11) kemarin, dilakukan oleh Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin; Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati; dan Chairman, President & CEO Air Products, Seifi Ghasemi; juga disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Republik Indonesia, Rini Soemarno.

Rini mengatakan, percepatan hilirisasi sektor pertambangan Indonesia merupakan langkah nyata Pemerintah mendukung terjadinya nilai tambah produk di sektor tambang. Sekaligus juga sebagai upaya mendukung penghematan devisa negara. Proses hilirisasi di sektor tambang juga akan membawa dampak besar bagi Indonesia, terutama dalam mengantisipasi terjadinya defisit transaksi berjalan (CAD).


Pertamina Jamin Banjir Tak Ganggu Pasokan BBM dan LPG di Priangan Timur

"Terima kasih Bukit Asam dan Pertamina yang sudah turut aktif mewujudkan hilirisasi batu bara ini. Indonesia harus terus mengembangkan industri hilirisasi batu bara bukan hanya dalam mengurangi impor tetapi juga dalam rangka mengembangkan ekspor," kata Rini.

Kemudian, Nicke Widyawati, menuturkan, kerja sama Pertamina dengan Bukit Asam serta Air Products adalah langkah strategis bagi semua pihak, untuk meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional, melalui pemanfaatan DME dan SNG.

“Sekitar 70 persen elpiji masih diimpor, tahun 2017 Indonesia mengonsumsi tidak kurang dari tujuh juta ton elpiji. Pabrik gasifikasi batu bara ini adalah proyek yang sangat strategis secara nasional,” tutur Nicke.

Genjot Produksi Lapangan Uzur, Pertamina Siap Pakai Dua Teknologi Ini

Halaman: 
Penulis : Riana