logo


Peranan OJK dalam Mengawasi Lembaga Keuangan Masih Dipertanyakan

Menurut Haryo, semenjak OJK didirikan, kasus-kasus yang menyangkut industri jasa keuangan justru semakin meningkat.

8 November 2018 18:20 WIB

Pakar Hukum dan Tata Negara, Haryo Budi Wibowo, saat menjadi narasumber diskusi di kawasn Cikini, Jakarta, Kamis (8/11).
Pakar Hukum dan Tata Negara, Haryo Budi Wibowo, saat menjadi narasumber diskusi di kawasn Cikini, Jakarta, Kamis (8/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar Hukum dan Tata Negara, Haryo Budi Wibowo, mempertanyakan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di negeri ini.

Menurutnya, semenjak OJK didirikan, kasus-kasus yang menyangkut industri jasa keuangan justru semakin meningkat.

"Ini yang jadi pertanyaan, dimana peran OJK?,” ujar Haryo di kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (7/11).


Kasus Deposito MKBD Mangkrak, Pakar Hukum Nilai OJK Abai

Pendiri kantor Advokat Haryo Wibodo & Partners ini menyebutkan bahwa persoalan lemahnya pengawasan OJK apabila tidak segera diselesaikan maka akan berdampak terhadap perekonomian nasional.

"Menurut saya, ini yang belum terpikirkan oleh OJK. Bayangkan kalau Bank Mandiri dimasukkan ke dalam kejahatan korporasi, bisa bubar negara," ungkapnya.

Oleh karena itu, Haryo meminta, OJK bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk menangani persoalan tersebut.

Hal tersebut dikarenakan peningkatan pelanggaran-pelanggaran ini tidak hanya di bank umum swasta saja, tetapi juga terjadi pada Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Perkara ini tidak hanyak kasus perdata saja, tetapi juga tindak pindana korupsi,” pungkasnya.

JFW 2018 Cotton USA: Pengusaha Tekstil RI Akui Keunggulan Produk Kapas Amerika

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana