logo


Pengamat: Restrukturisasi AJB Bumi Putera, OJK Langgar Aturan

Irvan meminta agar OJK menghormati status AJB yang memiliki prinsip kebersamaan atau gotong royong yang telah termaktub dalam situs sejarah.

8 November 2018 17:31 WIB

Pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo
Pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo, berharap, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengembalikan badan hukum Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumi Putera 1902 kepada mutual dengan prinsip kebersamaan.

Menurutnya, OJK telah melanggar aturan dan mengabaikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dalam melakukan restrukturasi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumi Putera 1902.

Dimana, OJK disebutnya hanya mengacu pada Undang-undang Perasuransian.


JFW 2018 Cotton USA: Pengusaha Tekstil RI Akui Keunggulan Produk Kapas Amerika

"Tindakan itu melanggar hukum. Bumi Putera bukan badan usaha yang berbentuk koperasi dan BUMN. Kalau dia berbentuk PT maka akan tunduk pada UU PT, sementara Bumi Putera adalah badan usaha yang berbentuk mutual,” ujar Irvan saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik Evaluasi Kinerja OJK yang diselenggarakan Pusat Kajian Keuangan Negara di Ibis Hotel, Jakarta, Kamis (8/11).

Lebih jauh, Irvan menjelaskan bahwa AJB didirikan tanpa modal yang telah ditegaskan dalam Pasal 6 AD/ART.

Dorong Inovasi Kemasan, Pameran Plastics & Rubber 2018 Segera Dihelat November Ini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana