logo


"PBNU Harus Dibersihkan dari Liberalisme dan Aneka Paham Sesat"

Di hadapan Menkopolhukam, Juru bicara Aksi Bela Bendera Tauhid, Ustaz Awit Masyuri menuntut kepada pemerintah Republik Indonesia.

2 November 2018 18:48 WIB

jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Delegasi Perwakilan Massa Aksi Bela Bendera Tauhid akhirnya berhasil menemui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

Delegasi Perwakilan Massa Aksi Bela Kalimat Tauhid ini terdiri dari Ustad Al-Khotot, Slamet Ma’rif, Habib Hanif, Ustad Asep Syarifuddin, Nurdiyati, KH Nasir Zain, Ustad Awit Masyuri, Abah Ra’ud, Egi Sudjana dan Ustad Mawan S.

Di hadapan Menkopolhukam, Juru bicara Aksi Bela Bendera Tauhid, Ustad Awit Masyuri menuntut kepada pemerintah Republik Indonesia untuk membuat pernyataan resmi bahwa bendera Tauhid adalah bendera Rasulullah SAW.


Soal Pembakaran Bendera Tauhid, FPI: Kami Akan Menagih Hasil Tuntutan

“Bendera ini bukan bendera ormas apapun, sehingga tidak boleh di nistakan oleh siapa pun,” ujar Awit di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (2/11).

Aksi Bela Tauhid Diwarnai '2019 Ganti Presiden', Ini Respons Tim Prabowo

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha