logo


Dirjen EBTKE: Tahun 2022, Kita Akan Kalahkan Amerika…

Saat ini Indonesia menjadi negara terbesar kedua yang menggunakan potensi energi panas bumi sebagai pembangkit listrik.

26 Oktober 2018 20:58 WIB

Dirjen Ketenagalistrikan, Rida Mulyana
Dirjen Ketenagalistrikan, Rida Mulyana JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana mengatakan, saat ini kapasitas total Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Indonesia mencapai 1.948,5 Mega Watt (MW).

"Kapasitas terpasang tahun ini 1.948,5 WM dengan target 2.058,5 MW‎," kata Rida, di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, Jumat (26/10).

Karenanya, lanjut Rida, seiring dengan beroperasinya PLTP di Indonesia, pasokan listrik dari energi panas bumi pun bertambah.


Jaga Arus Kas, PLN Terapkan Jurus Ini

Bahkan ia menyakini, Indonesia akan menggeser posisi AS pada 2022, sebagai negara produsen listrik dari panas bumi terbesar saat ini, dengan daya pasok listrik 3.500 MW.

"2022 kita akan nomor satu mengalahkan Amerika sebagai produsen terbesar di dunia," tegasnya, dikutip dari liputan6.com.

Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia menjadi negara terbesar kedua yang menggunakan potensi energi panas bumi sebagai pembangkit listrik.

Posisi ini sekaligus menggeser Filipina dari sebelumnya yang berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat, sebagai negara yang pengelola panas bumi terbesar di dunia.

 

Sektor EBTKE Sumbang Rp 1,14 Triliun ke RI

Halaman: 
Penulis : Riana