logo


Jokowi Ingatkan untuk Tak Berpidato yang Menebarkan Perpecahan dan Kebencian

Jokowi mengungkapkan keresahannya soal fitnah dan tudingan yang dialamatkan padanya

26 Oktober 2018 09:38 WIB

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo. Biro Pers Setpre/Agus Suparto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan, bahwa kesabaran memiliki batas dan ia juga tak takut menghadapi fitnah yang ditujukan padanya. Hal tersebut disampaikan Jokowi sebagai wujud keresahan soal fitnah dan tudingan yang dialamatkan padanya.

"Dia itu mengingatkan kepada masyarakat dan seluruh politikus. Apakah salah mengingatkan agar jangan menebar kebencian? Apakah salah mengingatkan jangan menyebar berita bohong? Kan enggak," ujar Wakil Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate, Kamis (25/10).

Jokowi mengatakan, meski sudah mengklarifikasi soal Partai Komunis Indonesia (PKI), fitnah tersebut tidak juga surut. Johnny menyebut, bahwa Jokowi meminta semua pihak untuk tidak menebar kebohongan.


Diisukan Sudah Hidup Tahun 1955, Jokowi: Ampun ya Allah!

"Itu disampaikan bahwa tidak boleh politik untuk menebarkan kebohongan yang menebar pidato-pidato yang nuansanya menciptakan kebencian, memecah belah masyarakat, ya itu enggak boleh memang," jelasnya.

Bela Jokowi, Surya Paloh: Dia Rendah Hati...

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata