logo


Ilmuwan Havard : Minyak Kelapa, Lebih Buruk Dibanding Lemak Babi

Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa minyak kelapa adalah minyak sehat yang kaya manfaat

24 Oktober 2018 13:38 WIB

Ilustrasi minyak kelapa.
Ilustrasi minyak kelapa. Istimewa

JITUNEWS.COM - Masyarakat beranggapan bahwa minyak kelapa dapat mencegah penyakit jantung, meningkatkan metabolisme, dan membakar lemak.

Namun, anggapan tersebut dipatahkan oleh seorang ilmuwan dari Universitas Havard, yaitu T.H. Chan School of Public Health dan Dr. Karin Michels yang beranggapan bahwa minyak kelapa adalah racun.

Baca Juga : Kamu Sering Berbohong, Jangan-Jangan Kamu Menderita Penyakit Ini


Waduh, Kandungan Plastik Ditemukan Pada Tinja Manusia

Tanpa Messi, Barcelona Siap Hadapi Inter Milan Dini Hari Nanti

Michels menilai, minyak kelapa menjadi makanan terburuk manusia karena kandungan lemak jenuhnya yang sangat tinggi. Selain itu,minyak kelapa jauh lebih buruk dibanding dengan lemak babi.

Dan perlu diingat, minyak kelapa mengandung 12 gram lemak jenuh dalam satu sendok makan. Hal ini berarti minyak kepala terdiri dari 82% lemak jenuh.

Baca Juga : Mulai Sekarang Stop Makan Nasi Jenis Ini, Efeknya Membahayakann!

Simpel, Sebenarnya Hanya Ini Keinginan Masyarakat ke Prabowo

Menurut American Heart Association (AHA) melalui kompas.com (23/8), kita bisa mengganti minyak kelapa dengan minyak zaitun dan minnyak nabati lainnya  yang mengandung lemak tak jenuh.

Waduh, Golongan Ini Mulai Meninggalkan Prabowo

Selain itu, AHA membantah bahwa minyak kelapa dapat memperbaiki metabolisme tubuh. Agar minyak kelapa tidak berdampak buruk untuk kesehatan, AHA menyarankan untuk menggunakannya dalam jumlah sedang, yaitu cukup dengan 5% - 6% lemak jenuh dalam kalori harian.

Mulai Sekarang Stop Makan Nasi Jenis Ini, Efeknya Membahayakan!

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata
 
×
×