logo


Penutupan Akses Pergudangan Parsial 19 Dapat Apresiasi Positif

Penutupan jalan itu dilakukan dengan bijak dan disepakati warga setempat.

23 Oktober 2018 18:14 WIB

Polisi tutup akses kawasan pergudangan Pakuhaji Tangerang, Rabu (18/7). Papan plang bertuliskan tentang penyegelan pun sudah disiapkan berserta puluhan besi beton yang akan digunakan untuk menutup akses jalan tersebut.\n
Polisi tutup akses kawasan pergudangan Pakuhaji Tangerang, Rabu (18/7). Papan plang bertuliskan tentang penyegelan pun sudah disiapkan berserta puluhan besi beton yang akan digunakan untuk menutup akses jalan tersebut. ist

TANGERANG, JITUNEWS.COM - Warga di sekitar Kampung Sungai Turi Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang mengapresiasi penutupan akses jalan menuju kawasan Parsial 19, Pakuhaji, oleh aparat kepolisian.

Diwartakan sebelumnya, ratusan aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, menutup akses jalan menuju Pergudangan Parsial 19, Rabu (18/7) silam, lantaran dinilai ada pelanggaran hukum dari pihak swasta yang ditengarai mencaplok lahan milik pemerintah, dan membangun jalan tidak sesuai aturan.

Dalam kasus itu, penyidik Polda Metro Jaya pun menetapkan TS selaku pengelola Parsial 19 sebagai tersangka.


Ada Dugaan Permainan Proyek di Kemenkes, CBA Desak KPK Turun Tangan

Dan terkait kasus tersebut, Ketua RW 10 Desa Laksana Pakuhaji, Royani (48), mengatakan, penutupan jalan tersebut menguntungkan warga.

“Alhamdulillah warga bisa tenang sekarang, tidak ada komplain lagi. Kami sangat berterima kasih,” tutur Royani saat dihubungi, Selasa (23/10).

Royani melanjutkan, penutupan jalan itu dilakukan dengan bijak dan disepakati warga setempat.

“Walaupun ditutup tapi mobil kecil seperti ambulan dan mobil jenasah masih bisa masuk. Nah kalau mobil besar seperti pemadam kebakaran telah disediakan akses jalan tersendiri,” lanjutnya.

Senada dengan Royani, warga lainnya, Lici (50), mantan Ketua RW 11 untuk wilayah Kampung Sungai Turi juga menyambut baik upaya penutupan akses jalan Parsial 19.

PA 212 Kecam Keras Oknum Banser yang Bakar Bendera Tauhid

Halaman: 
Penulis : Riana