logo


Wiranto: Manfaatkan Isu Pembakaran Bendera Akan Ganggu Ketenangan dan Mengkhianati Ulama

Wiranto mengatakan, pemerintah dan pihak-pihak terkait tengah mencari solusi dari permasalahan ini

23 Oktober 2018 16:50 WIB

Menko Polhukam, Wiranto.
Menko Polhukam, Wiranto. dok. polkam.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Wiranto menggelar rapat pimpinan terbatas (Rapimtas) terkait insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan oleh oknum Banser. Banser menganggap bendera yang dibakar adalah bendera HTI.

Wiranto mengimbau insiden pembakaran ini tidak dijadikan alat untuk memprovokasi.

“Siapapun dan pihak manapun yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk hal-hal negatif yang akan mengganggu ketenangan masyarakat sama dengan mengkhianati pengorbanan para pendahulu kita," kata Wiranto di Gedung Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, (23/10).


Kecam Pembakaran Bendera Kalimat Tauhid, Fadli: Picu Konflik Membahayakan

"Utamanya para santri dan ulama yang telah berkorban untuk NKRI,” lanjutnya.

Pembakaran Bendera Tulisan Tauhid, Prabowo Sebut Ada Pihak Sengaja Mengadu Domba

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata