logo


Bukan Hanya Pergeseran Lempeng, Ternyata Perilaku Manusia Juga Menyebabkan Gempa Bumi

Gempa bumi bukan hanya disebabkan oleh pergeseran lempeng, tetapi juga perilaku kita sehari-hari

23 Oktober 2018 09:49 WIB

ilustrasi tanah merekah karena gempa
ilustrasi tanah merekah karena gempa wowasiknya.com

Kedua, aktivitas penyuntikkan air limbah ke dalam bumi. Hal ini dilakukan oleh pabrik-pabrik agar tidak mencemari sumber air bersih penduduk. Teknisnya, air limbah ini dibuang ke lapisan terbawah yang terletak di bawah ekuifer.

Ketiga, perekahan hidrolik atau disebut dengan 'fracking', caranya menyuntikkan air bertekanan tinggi untuk memecah susunan bebatuan. Dengan metode ini, cairan minyak bumi dan gas lebih mudah keluar.

Baca Juga : Jadi Juri di Mall, Melody Eks JKT48 Nangis Gara-gara Ini...


Peluang Ekspor Akar Gingseng Jepang (Gobo) Terbuka Lebar

Ditemukan Jarum Pada Buah Stroberi, Netizen : Santet Itu

Selain ketiga faktor tersebut, pembangunan gedung pencakar langit juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gempa bumi. Hal ini terjadi pada tahun 2006, usai pembangunan gedung pencakar langit 101, terjadi gempa bumi sebanyak dua kali. Hal ini dikarenakan berat bangunan tersebut mencapai 700 ribu ton yang telah membuka patahan kuno.

Sedangkan di Indonesia sendiri, telah tercatat hingga 23 Agustus 2018 sudah ada 774 proyek manusia yang menyebabkan gempa bumi, diantaranya 37% aktivitas manusia berasal dari pertambangan, 23% karena pengisian air waduk, 15% akibat minyak dan gas bumi, dan 8% karena aktivitas geotermal. Data ini merujuk pada The Human-Induced Earthquake Database (HiQuake).

Lutut Kopong Karena Onani, Ini Faktanya

Apakah kalian pernah mendengar gempa bumi Wayang Hindu dan Darajat di Jawa Barat?

Kedua gempa tersebut disebabkan oleh injeksi geotermal dengan kedalaman 1.000 hingga 2.000 meter.

 

Melon Granat, Primadona Baru Buah Melon?

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata