logo


Timses Jokowi Tidak Tahu Kalau Langgar Kampanye, Perludem: Enggak Ada Alasan!

Kampanye pilpres harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

23 Oktober 2018 05:22 WIB

Titi Anggraeni
Titi Anggraeni mediaindonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam peraturan kampanye di media Pasal 276 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, iklan kampanye di media massa cetak, elektronik maupun internet boleh dilakukan selama 21 hari hingga masa tenang (23 Maret 2019-13 April 2019).

Peserta yang terbukti melanggar diancam hukuman dengan pidana kurungan maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 12 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 492 Undang-Undang Pemilu.

Baca juga: Politisi Cantik Ini Dapat Pesan Khusus dari Jokowi, Apakah Itu?


Yang Dilakukan Jokowi 4 Tahun Terakhir, Mantan Jenderal Bintang 4: Tidak Boleh Lagi Kita Tenang...

Namun sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding justru mengaku pihaknya tidak mengetahui aturan tersebut sehingga terlanjur memasang iklan.

Menanggapi pernyataan Karding, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai alasan semacam itu tidak dapat dibenarkan.

Politisi Cantik Ini Dapat Pesan Khusus dari Jokowi, Apakah Itu?

Halaman: 
Penulis : De Sukmono