logo


Kunjungan Jokowi ke Malaysia Diharap Selesaikan Masalah TKI

Pihak KBRI Kuala Lumpur sendiri telah mengirimkan nota protes kepada pemerintah Malaysia

6 Februari 2015 09:51 WIB

Perdana Menteri ‎Malaysia Nadjib Razak (kiri) dan Presiden RI Joko Widodo (kanan) (Ist)
Perdana Menteri ‎Malaysia Nadjib Razak (kiri) dan Presiden RI Joko Widodo (kanan) (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kemunculan iklan yang mendiskreditkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dinilai sebagai peghinaan kesekian kalinya negeri jiran kepada sumbangsih TKI disana. Iklan Robovac dengan tagline "Fire Your Indonesian Maid Now (Pecat Pembantu Indonesia Anda Sekarang)" itu membuat pihak Indonesia meradang. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly menyerukan agar pemerintah Malaysia lebih menghargai TKI yang ada disana.

"Jadi TKI kita disana selama ini sudah memberikan kontribusi positif bagi negara itu (Malaysia). Kita berharap bisa saling menghargai," tuturnya di Kantor Wakil Presiden, Kamis (5/2).

Ia menyatakan bahwa dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Malaysia saat ini dapat memberikan solusi mengenai permasalahan ini, pihak KBRI Kuala Lumpur sendiri telah mengirimkan nota protes kepada pemerintah Malaysia agar segera melarang peredaran iklan tersebut.


Jokowi: Saya Ingin Memastikan Evakuasi dan Pertolongan ke Warga Terdampak Gempa Berjalan Baik

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo melakukan lawatan ke berbagai negara ASEAN, termasuk Malaysia. Dalam kunjungannya ini presiden diharapkan mampu membawa isu TKI ini sebagi isu yang penting karena ini bukan kali pertama Malaysia mendiskreditkan posisi TKI dan Pemerintah Indonesia. Kendati iklan tersebut dilakukan oleh pihak swasta tetap saja Pemerintah Malaysia dinilai alfa dan tidak sensitif mengenai isu TKI ini.

Yasonna mengingatkan bahwa Malaysia harus lebih memberikan perhatian terhadapt hal-hal yang dianggap dapat merendahkan martabat bangsa Indonesia. Malaysia dinilai tidak belajar dari pengalaman ketegangan hubungan bilatreral kedua negara di masa lalu, sehingga cenderung abai dengan hal-hal seperti ini, "Kejadian seperti ini sebenarnya bukan yang pertama kali tapi sudah berulang-ulang kali," tuturnya.

Sindir Kunjungan Jokowi ke Posko Pengungsian Korban Banjir di Kalsel, Andi Arief: Seperti Capung Nemplok Gak Kuasai Massa

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan