logo


4 Tahun Jokowi-JK: Akuisisi Saham Freport Jadi Sorotan

Selama 4 tahun, ada sejumlah capaian yang diraih pemerintah.

22 Oktober 2018 08:02 WIB

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla berjalan beriringan dalam acara LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2016, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5)
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla berjalan beriringan dalam acara LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2016, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5) Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah berjalan 4 tahun. Selama 4 tahun, ada sejumlah capaian yang diraih pemerintah.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika, dalam laporan evaluasi dan pencapaian kinerja ekonomi Jokowi-JK selama 4 tahun, mengungkapkan, isu kemandirian merupakan salah satu prioritas pemerintahan saat ini.

Khusus di sektor energi, Jokowi-JK berhasil mengambil alih 51 persen kepemilikan saham PT Freeport Indonesia melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum)


Awal Desember, KESDM Pangkas Lokasi Penerimaan FAME

"Setelah 50 tahun dimiliki pihak asing, Indonesia akhirnya menguasai 51 persen saham Freeport. Negosiasi panjang demi anak-anak negeri," tulis Erani dalam Laporan 4 Tahun Jokowi-JK.

Lebih lanjut, kata Erani, Menteri ESDM, Ignasius Jonan, pun telah memastikan masalah perubahan kepemilikan saham sudah selesai dan tinggal menuggu transfer uang yang selesai sebelum akhir 2018. Dan berkat pembelian saham Freeport, terdapat sejumlah dampak positif bagi Papua dan juga Indonesia.

Di antara dampak positifnya adalah kelangsungan operasi PTFI yang membuat ekonomi Papua terus aktif, meningkatnya pendapatan negara, terbangunnya smelter dan meningkatnya penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) oleh Freeport, serta adanya transfer pengelolaan tambang.

Jonan Tinjau Kemajuan Pemulihan Pasokan Energi Pascabencana Sulteng

Halaman: 
Penulis : Riana