logo


Ngaliwet di Bareng, Santri Tasik Lestarikan Budaya Nusantara

Di hari santri, para santri di Tasikmalaya tak hanya ngaliwet bersama tapi juga untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

21 Oktober 2018 19:39 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada hari Sabtu, (20/10), ribuan santri berkumpul di Lapangan Setda Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Santri 2018.

Mereka mewakili hampir semua pondok pesantren di wilayah Tasikmalaya. Acara kali ini cukup unik lantaran para santri itu juga melakukan ngaliwet (membuat nasi liwet khas Sunda).

Terlihat deretan panci digantung di atas bambu yang dipasang melintang dengan pembakaran tradisional menggunakan kayu bakar memenuhi lapangan. Total panci yang digunakan untuk ngaliwet sekira 2700 buah.


Viral Video Santri Dihadang Brimob, HNW Komentar Begini

 

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, S.IP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan sangat bergembira dengan adanya hari santri ini.

Tak hanya itu, acara ini tidak sekadar berkumpul dan ngaliwet, tapi juga dikompetisikan. Tujuannya, selain mengedepankan ukhuwah Islamiyah juga berhasil mendapatkan penghargaan dan rekor MURI.

Tak hanya dihadiri oleh jajaran pimpinan Pemda Kab. Tasikmalaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tasikmalaya dalam acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari MUI, NU, FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah), FPP (Forum Pondok Pesantren) dan lain-lain termasuk perwakilan dari banyak pondok pesantren di antaranya PP Cipasung PP Suryalaya dan PP Darussalam cabang PP Gontor.

Acara seperti ini menjadi penting untuk dilakukan, tidak hanya mengingatkan kita akan pentingnya santri dalam menjaga negeri ini namun juga pentingnya melestarikan tradisi budaya Nusantara di tengah gencarnya budaya milenial saat ini.

Pertamina Gandeng PLN, Sambung Listrik untuk Masyarakat Tasikmalaya

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha