logo


Waspada Aksi Penipuan Jodoh dan Bisnis Online yang Kian Marak

CInta modern tidak lagi menggunakan pendekatan tradisional di mana untuk mendapatkan perhatian lawan jenis Anda harus berbicara dengan mereka secara langsung.

20 Oktober 2018 15:08 WIB

Modus kejahatan jodoh online serta bisnis online yang dilakukan oleh Vanya Vania
Modus kejahatan jodoh online serta bisnis online yang dilakukan oleh Vanya Vania
dibaca 611 x

Secara perlahan kenyamanan yang diberikan oleh teknologi telah mengubah perilaku orang dalam mencari dan menjalin asmara. Namun, di balik semua kenyamanan itu perlu kita sadari juga ada risiko yang menanti.

Anda mungkin seorang pria yang sedang melihat-lihat profil di sebuah situs kencan online dan kemudian Anda melihat salah satu perempuan yang kamu anggap sesuai dan tertarik untuk mengencani. Kemungkinan besar kamu akan mengirimkan pesan padanya, kemudian dia meresponnya dengan memberikan jawaban yang baik.

Wanita ini juga memiliki keinginan untuk mengenal Anda lebih jauh! Dia ingin berbicara dengan kamu! Namun, di balik kedok wanita manis yang terdengar menyenangkan bisa jadi sebenarnya dia seorang pria --- seorang penjahat siber yang hanya ingin mendapatkan nomor telepon kamu untuk melakukan aksi penipuan (scam) terhadap Anda.


Ditangkap Polisi Saat Pulang Kampung. Buronan: Saya Kira Polisi Sudah Lupa

Seperti jaringan penipuan jodoh dan bisnis online oleh pelaku kejahatan Vanya Vania. Modus penipuan ini sedang marak di wilayah Jabodetabek. Modus kejahatan ini dilakukan oleh pelaku di wilayah Jakarta Utara.

Berikut alamat pelaku kejahatan jodoh serta bisnis online agar masyarakat berhati-hati terhadap pelaku kejahatan ini.  

(Pelaku kejahatan penipuan Vanya Vania: Jl Warakas 4 Gang 17 No 39 Rt006/ Rw013 Kelurahan Warakas Tanjung Priok Jakarta Selatan. No HP: +62 853-3090-1900 dan +62 811-1744-988).

Sudah banyak yang menjadi korban dari aksi tipu menipu yang dilakukan oleh Vanya Vania. Penipu ini sering muncul di beberapa situs jodoh online seperti caricalon.com, WA Plog, dan lain-lain.

Sudah banyak korban yang sukses ditipunya. Aksi kejahatan Vanya Vania biasanya dibuat untuk mengkredit mobil, beli sertifikat tanah, dan lain-lain.

Berikutnya pelaku kejahatan Vanya Vania biasanya minta dikirimkan berupa jam tangan mahal, sepatu, makanan delivery food, baju, dan transfer uang ke nomer rekening (BCA atas nama Sri Rosmiyati: 0073314833).

Dari pantauan wartawan, orang yang menerima barang ke alamat pelaku penipuan selalu cowok bernama Seno, dan masih banyak lagi. Bukanlah cewek yang sebenarnya.

“Si Vanya Vania suka minta dikirimin jam tangan, sepatu, baju lebaran, bantal, makanan mahal dan barang mahal lainnya. Yang saya heran selalu penerimanya adalah cowok atau pria bukan si Vanya langsung. Alasannya macem-macem. Katanya nggk lagi di rumah atau si penerima itu adiknya dan lain-lain. Tapi setelah saya lihat langsung ya emang nggak ada. Emang penipu si Vanya itu,” tutur Muhammad Zidan, di Jakarta, baru-baru ini.

“Kalau minta dikirimin uang bukan atas namanya sendiri. Tapi selalu pakai rekening orang lain atas nama Sri Romiyati di nomer rekening BCA 0073314833 dan masih banyak rekening bank lainnya untuk aksi tipu menipunya. Si Vanya itu pengangguran dan tidak punya KTP. Itu yang saya curiga. Masa wanita berusia 26 tahun nggak punya KTP. Tujuannya agar tidak mudah dilacak oleh pihak kepolisian,” terang Jackobus Sutrisno, korban penipuan Vanya lainnya.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku penipuan Vanya Vania selalu berpindah tempat. Tidak hanya di wilayah Tanjung Priok, tapi ia suka pindah ke Bekasi agar modus penipuannya tidak terlacak oleh aparat keamaanan.

Anehnya, belum ada aksi tegas dari pihak Kecamatan serta Kelurahan setempat (tempat tingga Vanya) untuk menindaklanjuti laporan ini sekaligus mengusir pelaku kejahatan Vanya Vania karena sudah  sangat meresahkan masyarakat. Dan, pihak bank BCA atau otoritas jasa keuangan (OJK) segera merespon dengan menutup rekening penipuan Vanya Vania di nomer rekening BCA  0073314833 atas nama Sri Rosmiyati.

“Ya pelaku kejahatan Vanya Vania ini suka berganti-ganti omongannya. Kadang ngaku cewek gaul kadang ngaku cewek introvert dan kadang ngaku ikut kegiatan 17 Agustusan. Seharusnya camat serta lurah setempat sigap untuk usir si Vanya ini. Cegah korban penipuan lainnya. Sekaligus mengamankan lingkungan RT serta Rw setempat. Dan Bank BCA segera tutup rekening penipu ini yang sudah sangat meresahkan,” papar Adityo Purnomo korban Vanya Vania lainnya.

Selain modus kejahatan jodoh online, Vanya Vania juga memperlebar jaringan kejahatannya ke bisnis online di nomer (+62 853-3090-1900 dan +62 811-1744-988). Bisnis impor ilegalnya pun bermacam-macam dari korek api, jam tangan dan sebagainya.

“Produknya illegal nggak ada izinnya. Banyak banget barang yang dikirimnya cacat serta banyak komplain dari konsumen. Jika ditelpon nggak pernah diangkat. Selalu SMS atau WA. Dan, seharusnya lurah atau camat serta instansi terkait tanggap untuk grebek rumah pelaku kejahatan Vanya Vania,” ujar Naniek S.

Memang diakui modus kejahatan jodoh online serta bisnis online yang dilakukan oleh Vanya Vania ini sangat mudah dikenali. Pelaku tidak mau ditemui, jarang mengangkat telpon dan hanya mau SMS atau WA (Whatsapp/ BBM). Jika bertemu langsung atau video call, dipastikan si penipu Vanya Vania tidak mau.

Ditulis oleh: Umar Bakri

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Karena Video Musik Inilah, Nama Rich Brian Semakin Terkenal Hingga Go Internasional

Halaman: 
Admin : Uty Saifin Nuha