logo


Soal Isu Pencemaran Lingkungan, Freeport: Enam Masalah Sudah Selesai, Tinggal…

PTFI mengklaim telah memenuhi beberapa syarat lingkungan termasuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

18 Oktober 2018 14:37 WIB

Wilayah area pengolahan mineral tambang Erstberg PT Freeport Indonesia di Tembaga Pura.
Wilayah area pengolahan mineral tambang Erstberg PT Freeport Indonesia di Tembaga Pura. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, meyakini, masalah isu lingkungan di lokasi tambang Grasberg, Timika, Papua yang dikelola perusahaannya, akan segera rampung.

"Sampai saat ini kami konsultasi terus, semoga bisa segera selesai," tuturnya usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi Energi DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Diklaim Tony, dari beberapa temuan BPK terkait masalah lingkungan, enam permasalahan sudah selesai. Tinggal dua masalah lain terkait Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) masih dalam proses.


10 Blok Migas Siap Dilelang Lagi Tahun Ini

"Rekomendasi BPK 6 sudah selesai. Ada dua hal lagi soal DELH, yang mestinya sudah siap terbitkan KLHK. Dan satu lagi soal IIPKH yang sudah beberapa tahun lalu kita masukin," klaim Tony.

Ia lantas mengungkapkan bahwa selama menjalankan kegiatan operasi pertambangan, perusahaannya telah memenuhi beberapa syarat lingkungan termasuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

"Semuanya sudah sesuai dengan Amdal dan izin gubernur penggunaan sungai untuk tailing, ada izin Bupati Mimika tahun 2005," tuntas dia.

Bos Inalum Paparkan Tahapan Akusisi Saham Freeport, Begini Katanya..

Halaman: 
Penulis : Riana