logo


Benahi Sistem Logistik di Gorontalo, KKP Bangun Cold Storage Kapasitas 200 Ton

KKP tengah gencar untuk menyelesaikan gudang-gudang perikanan, terutama di daerah-daerah lumbung perikanan, seperti di Gorontalo ini.

16 Oktober 2018 20:52 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto, menyerahkan bantuan bagi nelayan Gorontalo, Selasa (16/10).
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto, menyerahkan bantuan bagi nelayan Gorontalo, Selasa (16/10). ist

GORONTALO, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto, menuturkan, Indonesia merupakan negara kepulauan, dengan luas laut 70 % dari total luas wilayah nusantara.

Karenanya, sambung Rifky, sektor kelautan dan perikanan Indonesia punya potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional. Hanya saja, masalah logistik dan pergudangan menjadikan sektor perikanan nasional belum bisa digarap secara maksimal.

“Kita tahu di daerah potensi perikanannya sangat besar, hanya saja karena masalah logistik dan minimnya gudang penyimpanan (cold storage), menjadikan sektor ini belum maksimal untuk digarap,” kata Rifky, saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi IV DPR RI, di Gorontalo, Selasa (16/10).


Genjot Nilai Ekspor, KKP Ajak Eksportir dan Pembudiaya Manfaatkan Raiser Ikan Hias

Oleh karenanya, kata Rifky, saat ini pihaknya pun tengah gencar untuk menyelesaikan gudang-gudang perikanan, terutama di daerah-daerah lumbung perikanan, seperti di Gorontalo ini.

“Pelan-pelan kami selesaikan kebutuhan cold storage, di samping sambil jalan kita semua coba selesaikan untuk masalah logistik. Sehingga ekspor sektor kelautan dan perikanan bisa terus kita tingkatkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rifky mengatakan, cold storage tersebut akan menjadi salah satu prasarana penyimpanan dan penyangga hasil produksi perikanan (buffer stock) dalam mendukung program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN)

“Kita punya program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN), ini mengacu pada Perpres 26 tahun 2012 tentang Sistem Logistik Nasional. SLIN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan stabilisasi sistem produksi perikanan hulu-hilir, pengendalian disparitas dan stabilisasi harga, serta untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri,” tukasnya.

“Bukan hanya gudang saja, nanti juga logistik kita selesaikan. Makanya, kami ajak seluruh stakeholder atau pun instansi, kementerian, ataupun lembaga lain untuk sama-sama majukan sektor kelautan dan perikanan,” sambung Rifky.

Wujudkan Pangan Berkelanjutan, KKP Dorong Inovasi Akuakultur Berbasis Perubahan Iklim

Halaman: 
Penulis : Riana