logo


Rekonstruksi Pascagempa dan Tsunami di Palu, Badan Geologi Rekomendasikan Ini..

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian harta benda dan jiwa

8 Oktober 2018 08:00 WIB

Kepala Badan Geologi KESDM, Rudy Suhendar
Kepala Badan Geologi KESDM, Rudy Suhendar Dok. KESDM

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar, meminta kepada pihak-pihak terkait yang akan melaksanakan rekonstruksi dan rehabilitasi pascagempa di Sulawesi Tengah untuk mengacu pada Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gempa Bumi, Peta KRB Tsunami dan Peta Potensi Likuifaksi yang diterbitkan oleh Badan Geologi.

Hal ini menurut Rudy, dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian harta benda dan jiwa. Acuan ini juga, sambung dia, merupakan bagian dari langkah-langkah mitigasi bencana.

"Gempa bumi tidak dapat diprediksi, namun kita dapat melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko kerugian harta benda dan jiwa. Badan Geologi telah melakukan upaya mitigasi, di antaranya dengan melakukan pemetaan Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi, Kawasan Rawan Bencana Tsunami dan Peta Protensi Likuifaksi," ujar Rudy, dikutip dari laman esdm.go.id, Senin (8/10).


Mulai Hari Ini, Masyarakat Terdampak Gempa Sulteng Dilarang Beli BBM Pakai Jerigen

Rudy melanjutkan, berdasarkan Peta KRB Gempa bumi yang diterbitkan Badan Geologi menunjukkan wilayah terdampak di Provinsi Sulawesi Tengah termasuk KRB Tinggi dan Menengah.

"KRB Tinggi mempunyai potensi terguncang gempa bumi dengan intensitas lebih besar dari VIII MMI. Intesitas lebih besar dari VIII MMI diantaranya dicirikan dengan tanah terbelah, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam, bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri, jembatan rusak, terjadi lembah," jelas Rudy.

Permudah Penjualan, Pertamina Jajakan BBM Via Kaleng Kemasan

Halaman: 
Penulis : Riana