logo


Mengenal Lebih Dekat Potensi Desa Andong Boyolali

Mayoritas warga desa memang berprofesi sebagai petani dan buruh tani.

1 Oktober 2018 12:31 WIB

Industri Rumahan pembuatan beton Banteng Beton, Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali
Industri Rumahan pembuatan beton Banteng Beton, Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali Rendy dan Ryan
dibaca 1646 x

Desa Andong adalah salah satu nama desa yang merupakan bagian dari kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Desa ini letaknya tidak terlalu jauh dari poros jalan utama Solo-Sragen ini memiliki luas wilayah sebesar 335.3545 Ha.

Desa Andong berbatasan langsung dengan Desa Munggur dan Desa Pakang di sebelah Utara, Desa Kacangan di sebelah timur, sebelah selatan Desa berbatasan dengan Desa Beji, Barat berbatasan dengan Desa Sumberagung, Kecamatan Klego.

Baca juga : Menikmati Keindahan Kali Cemara di Desa Blagung Boyolali


Budidaya dan Pemancingan Lele Jadi Pembangkit Perekonomian Warga Desa Jipangan Boyolali

Pemerintah Desa Andong memiliki visi untuk mewujudkan Pemerintah Desa yang lebih efektif, efisien, lebih bersih dan lebih berwibawa serta peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya penataan ruang, Pemerintah Desa membangun Taman Merak Ati yang menjadi salah satu wahana bagi Masyarakat, khususnya Warga Desa Andong sekaligus menjadi tempat berkreatifitas bagi mereka.

Taman Merak Ati terletak di sebelah barat Kompleks Kantor Pemerintahan Desa Andong, menggantikan fungsi dan tata letak Pasar tradisional yang telah ada sebelumnya.

Taman ini merupakan bagian tujuan dari penataan wajah Desa Andong, agar menjadi lebih tertata rapi dan menjadi fungsi manfaat yang lebih baik dalam menunjang perekonomian dan meningkatkan potensi Desa Andong.

Mayoritas warga desa memang berprofesi sebagai petani dan buruh tani. Namun tak menutup kemungkinan bagi warga desa unntuk mengembangkan potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Desa yang terletak di Kabupaten Boyolali sebelah timur ini memiliki usaha mikro unggulan salah satunya adalah pembuatan tiang dari beton dengan nama Banteng Beton.

Pemilik Banteng Beton Rianto telah memulai usahanya sejak empat tahun yang lalu. Dia setiap hari dapat memproduksi dua hingga tiga set tiang beton. Tiang beton buatannya terbuat dari campuran semen, pasir dan bahan lain.

Beton ini dijual dengan harga mulai 100.000 hingga puluhan juta rupiah tergantung dengan permintaan konsumen. Dia berharap  pemerintah dan instansi terkait dapat membantunya dari segi permodalan sehingga usahanya dapat semakin berkembang pesat.

Adem! Destinasi Wisata Alam di Desa Candisari Ini Layak Kamu Kunjungi

Halaman: 
Admin : Riana