logo


Mengintip Desa Sembungan Boyolali, dari Kelompok Tani hingga Usaha Sarung Tenun

Selain kelompok tani, Desa Sembungan juga memiliki usaha rumahan pembuatan sarung tenun.

28 September 2018 16:55 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi
dibaca 1599 x

Desa Sembungan merupakan desa pertanian, peternakan dan home industry, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Letak Desa Sembungan secara administratif adalah termasuk salah satu Desa diantara 13 Desa dalam wilayah Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Wilayah Desa Sembungan sebagian besar berupa areal pertanian. Masyarakat desa sebagian besar berprofesi sebagai petani. Banyaknya petani yang ada di Desa Sembungan membuat beberapa petani timbul sebuah gagasan untuk membuat Kelompok Tani.

Baca juga : Beras Merah Menjadi Komoditas Utama Desa Bendo Boyolali


Menikmati Keindahan Gunung Madu di Desa Kedunglengkong Boyolali

Salah satunya ialah Kelompok Tani Margo Tani 2 yang beralamat di dukuh Bekangan RT 04 RW 02 Desa Sembungan. Kelompok ini beranggotakan 60 orang dengan luas areal pertanian sekitar 30 hektar. Kelompok ini sudah ada sejak dua puluh tahun yang lalu.

Ketua Kelompok Tani Margo Tani 2 Wakimin mengatakan alasan dibentuknya Kelompok Tani Margo Tani 2 ini awalnya supaya petani mendapat pasokan air yang sama dari Waduk Cengklik mengingat selama ini hanya mengandalkan air dari sumur bor.

Dalam setahun anggota Kelompok Tani Margo Tani 2 mampu memanen sebanyak 3 kali dalam setahun. Hasil panenan padi dijual ke pedagang. Jika kualitas padi bagus mampu menembus Rp.4.000 per kilo dan jika kualitas padi kurang bagus hanya Rp 3.400 sampai Rp 3.600 per kilo.

Selain kelompok tani, Desa Sembungan juga memiliki usaha rumahan pembuatan sarung tenun. Terdapat 4 usaha rumahan yang pengerjaannya dilakukan secara tradisional.

Lestarinya Budaya Tradisional di Tangan Warga Desa Butuh Boyolali

Halaman: 
Admin : Jitunews Editor